Desain rumah tema industrial, dengan nuansa modern dan estetika yang unik, semakin populer di kalangan pencinta hunian. Gaya industrial menawarkan sentuhan kasar dan sederhana yang menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Dari dinding bata ekspos hingga perabotan berbahan besi, desain industrial menawarkan perpaduan menarik antara elemen vintage dan modern.
Artikel ini akan membahas seluk beluk desain rumah tema industrial, mulai dari elemen desain, inspirasi, penerapan, hingga keuntungan dan tantangannya. Mari kita telusuri bagaimana Anda dapat menciptakan rumah industrial yang stylish dan nyaman sesuai dengan selera Anda.
Elemen Desain Industrial

Desain industrial merupakan gaya desain yang mengusung konsep estetika industri, yang menghadirkan nuansa kasar, sederhana, dan fungsional. Dalam penerapannya pada desain rumah, elemen desain industrial memberikan karakter yang unik dan menarik.
Ciri Khas Desain Industrial
Ciri khas desain industrial yang diterapkan pada rumah dapat terlihat dari penggunaan material yang sederhana, palet warna yang gelap dan netral, serta penekanan pada fungsi dan utilitas. Desain ini cenderung menghindari ornamen yang berlebihan dan mengutamakan bentuk geometris yang sederhana.
Material yang Sering Digunakan
Material yang sering digunakan dalam desain industrial biasanya memiliki kesan kasar dan tahan lama, seperti:
- Baja: Baja sering digunakan untuk struktur, furniture, dan aksesoris, seperti rak, meja, dan lampu. Baja memberikan kesan kuat, kokoh, dan modern.
- Kayu: Kayu yang digunakan biasanya bertekstur kasar dan alami, seperti kayu jati atau kayu pinus. Kayu dapat diaplikasikan pada lantai, furniture, dan dinding.
- Batu bata: Batu bata ekspos sering digunakan untuk dinding, memberikan kesan industrial yang kuat dan rustic. Batu bata dapat digunakan untuk seluruh dinding atau hanya sebagai aksen.
- Kaca: Kaca digunakan untuk memberikan kesan modern dan minimalis. Kaca dapat diaplikasikan pada jendela, pintu, dan partisi ruangan.
- Beton: Beton sering digunakan untuk lantai, dinding, dan meja. Beton memberikan kesan kasar, kuat, dan tahan lama.
- Logam: Logam seperti tembaga, kuningan, dan aluminium sering digunakan untuk aksesoris, seperti lampu, pegangan pintu, dan keran.
Elemen Desain Industrial di Ruang Tamu, Desain rumah tema industrial
Berikut adalah 5 elemen desain industrial yang dapat diaplikasikan pada ruang tamu:
- Sofa dengan Rangka Baja: Sofa dengan rangka baja dan bantalan kulit atau kain bertekstur kasar akan memberikan kesan industrial yang kuat dan modern. Sofa ini dapat dipadukan dengan meja kopi berbahan kayu atau logam.
- Lampu Gantung Industrial: Lampu gantung industrial dengan bentuk sederhana dan bahan seperti baja atau besi memberikan kesan vintage dan unik. Lampu ini dapat digantung di atas meja kopi atau di sudut ruangan.
- Dinding Bata Ekspos: Dinding bata ekspos dapat memberikan kesan industrial yang kuat dan rustic. Dinding bata dapat dicat dengan warna gelap atau dibiarkan natural.
- Rak Logam: Rak logam dengan bentuk sederhana dan bahan seperti besi atau aluminium dapat digunakan untuk menyimpan buku, aksesoris, dan tanaman. Rak logam dapat ditempelkan di dinding atau berdiri sendiri.
- Karpet Bertekstur Kasar: Karpet bertekstur kasar seperti karpet bulu atau karpet anyaman dapat memberikan kesan industrial yang unik. Karpet ini dapat dipadukan dengan sofa dan meja kopi berbahan kayu atau logam.
Perbandingan Elemen Desain Industrial di Ruang Tamu dan Ruang Tidur
Berikut tabel yang menunjukkan perbandingan elemen desain industrial pada ruang tamu dan ruang tidur:
| Elemen | Ruang Tamu | Ruang Tidur |
|---|---|---|
| Dinding | Bata ekspos, beton, atau dicat dengan warna gelap | Bata ekspos, beton, atau dicat dengan warna gelap, tetapi dapat dipadukan dengan wallpaper bermotif industrial |
| Lantai | Kayu, beton, atau ubin dengan motif industrial | Kayu, beton, atau ubin dengan motif industrial, tetapi dapat dipadukan dengan karpet bertekstur kasar |
| Furniture | Sofa dengan rangka baja, meja kopi berbahan kayu atau logam, rak logam | Tempat tidur dengan rangka besi, meja rias berbahan kayu atau logam, kursi kayu atau logam |
| Lampu | Lampu gantung industrial, lampu meja dengan bentuk sederhana | Lampu tidur dengan bentuk sederhana, lampu gantung industrial, tetapi dapat dipadukan dengan lampu meja dengan desain modern |
| Aksesoris | Cermin dengan bingkai besi, lukisan dengan tema industrial, tanaman dalam pot besi | Cermin dengan bingkai besi, lukisan dengan tema industrial, tanaman dalam pot besi, tetapi dapat dipadukan dengan aksesoris berbahan kulit atau kain bertekstur kasar |
Penggunaan Warna dalam Desain Industrial
Warna yang sering digunakan dalam desain industrial adalah warna gelap dan netral, seperti:
- Hitam: Hitam memberikan kesan kuat, elegan, dan modern. Hitam dapat diaplikasikan pada dinding, furniture, dan aksesoris.
- Abu-abu: Abu-abu memberikan kesan minimalis, netral, dan tenang. Abu-abu dapat diaplikasikan pada dinding, lantai, dan furniture.
- Coklat: Coklat memberikan kesan hangat, natural, dan klasik. Coklat dapat diaplikasikan pada furniture, lantai, dan aksesoris.
- Biru tua: Biru tua memberikan kesan tenang, elegan, dan modern. Biru tua dapat diaplikasikan pada dinding, furniture, dan aksesoris.
Palet warna ini dapat dipadukan dengan warna aksen seperti merah bata, kuning mustard, atau hijau lumut untuk memberikan kesan yang lebih dinamis.
Desain rumah tema industrial memang sedang naik daun. Nuansa kasar dan vintage-nya memberikan kesan unik dan modern. Bagi kamu yang ingin menerapkannya, bisa juga dipadukan dengan bentuk rumah yang minimalis, seperti desain rumah letter l. Bentuknya yang simpel dan efisien akan memperkuat karakter industrial. Kamu bisa menggunakan material seperti bata ekspos dan besi untuk dinding dan furnitur, serta pencahayaan yang dramatis untuk menciptakan suasana yang menawan.
Inspirasi Desain Rumah Industrial: Desain Rumah Tema Industrial

Desain rumah industrial adalah gaya arsitektur yang mengusung konsep minimalis dan fungsional. Ciri khasnya terletak pada penggunaan material-material yang kuat dan tahan lama seperti beton, baja, dan kayu. Rumah industrial modern juga seringkali mengadopsi elemen-elemen vintage dan rustic untuk menciptakan suasana yang unik dan menarik.
Contoh Desain Rumah Industrial Modern
Berikut adalah tiga contoh desain rumah industrial modern yang dapat menjadi inspirasi Anda:
- Rumah dengan dinding bata ekspos dan atap baja. Desain ini menggabungkan elemen-elemen industrial yang kuat dengan sentuhan minimalis. Dinding bata ekspos memberikan kesan vintage dan rustic, sementara atap baja menambah kesan modern dan futuristik.
- Rumah dengan jendela kaca besar dan interior industrial. Jendela kaca besar memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah dan menciptakan kesan luas dan lapang. Interiornya menggunakan furnitur berbahan kayu dan metal, serta dekorasi dengan sentuhan vintage.
- Rumah dengan taman hijau dan dinding beton. Desain ini memadukan elemen industrial dengan sentuhan alam. Dinding beton yang kokoh memberikan kesan kuat, sementara taman hijau memberikan suasana yang segar dan menenangkan.
Inspirasi Desain Rumah Industrial Berdasarkan Fungsinya
Desain rumah industrial dapat diterapkan pada berbagai jenis rumah, dengan penyesuaian pada detail dan elemen desain. Berikut adalah beberapa inspirasi desain rumah industrial berdasarkan fungsinya:
| Fungsi | Inspirasi Desain |
|---|---|
| Rumah minimalis | Mengutamakan kesederhanaan dan fungsionalitas. Gunakan material-material industrial seperti beton, baja, dan kayu dengan warna netral. |
| Rumah dengan taman | Integrasikan taman dengan elemen industrial seperti dinding bata ekspos, paving blok, atau tangga beton. Tanaman hijau dapat menjadi kontras yang menarik dengan material industrial. |
| Rumah dengan konsep terbuka | Buat ruang terbuka yang luas dengan menggunakan material industrial seperti beton, baja, dan kaca. Gunakan partisi atau pembatas yang ringan untuk memisahkan ruangan tanpa menghambat aliran cahaya dan udara. |
| Rumah dengan ruangan multifungsi | Manfaatkan material industrial untuk menciptakan ruangan yang multifungsi. Misalnya, gunakan rak baja untuk menyimpan barang dan sekaligus sebagai pembatas ruangan. |
| Rumah dengan ruang kerja | Desain ruang kerja dengan sentuhan industrial yang modern dan fungsional. Gunakan meja kerja dari kayu dan metal, kursi ergonomis, serta pencahayaan yang memadai. |
Inspirasi Desain Rumah Industrial Berdasarkan Material yang Digunakan
Material adalah elemen penting dalam desain rumah industrial. Penggunaan material yang tepat dapat menciptakan suasana yang unik dan menarik. Berikut adalah beberapa inspirasi desain rumah industrial berdasarkan material yang digunakan:
- Kayu. Kayu dapat memberikan kesan hangat dan natural pada desain rumah industrial. Gunakan kayu dengan tekstur kasar dan warna gelap untuk menciptakan suasana rustic.
- Baja. Baja adalah material yang kuat dan tahan lama, cocok untuk digunakan pada struktur bangunan, rangka atap, dan furnitur. Gunakan baja dengan finishing yang minimalis dan modern.
- Batu bata. Batu bata ekspos memberikan kesan vintage dan rustic pada desain rumah industrial. Gunakan batu bata dengan warna merah bata atau abu-abu untuk menciptakan suasana yang hangat dan nyaman.
Konsep Desain Rumah Industrial dengan Penggunaan Material Daur Ulang
Desain rumah industrial yang mengusung konsep sustainability dapat memanfaatkan material daur ulang untuk menciptakan suasana yang unik dan ramah lingkungan. Material daur ulang seperti kayu bekas, pipa besi, dan ban bekas dapat diubah menjadi elemen desain yang menarik.
Desain rumah tema industrial memang menarik dengan nuansa kasar dan vintage-nya. Buat kamu yang ingin mencoba mendesain rumah industrial, kamu bisa memanfaatkan aplikasi desain rumah pc ringan untuk mewujudkan ide-ide kreatifmu. Aplikasi ini membantu kamu dalam mengatur tata letak ruangan, memilih material, dan mewarnai rumah impianmu dengan tema industrial yang kamu inginkan.
- Kayu bekas. Kayu bekas dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat furnitur, rak, dan dekorasi dinding. Kayu bekas yang sudah terkelupas dan memiliki warna gelap memberikan kesan vintage dan rustic yang khas.
- Pipa besi. Pipa besi bekas dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat rangka lampu, rak, dan meja. Pipa besi yang dicat dengan warna hitam atau putih memberikan kesan industrial yang modern.
- Ban bekas. Ban bekas dapat diubah menjadi kursi, meja, atau pot tanaman. Ban bekas yang dicat dengan warna-warna cerah dapat menjadi elemen dekoratif yang menarik.
Contoh Desain Rumah Industrial yang Mengintegrasikan Elemen Alam
Desain rumah industrial tidak hanya tentang material dan elemen yang kuat, tetapi juga tentang bagaimana menggabungkan elemen alam untuk menciptakan suasana yang seimbang. Berikut adalah beberapa contoh desain rumah industrial yang mengintegrasikan elemen alam:
- Taman vertikal. Taman vertikal dapat memberikan suasana hijau dan segar pada desain rumah industrial. Gunakan tanaman yang mudah tumbuh dan perawatannya mudah.
- Dinding hijau. Dinding hijau dapat menjadi elemen dekoratif yang menarik dan sekaligus membantu menyerap polusi udara. Gunakan tanaman yang tahan terhadap cuaca dan mudah tumbuh.
- Kolam renang. Kolam renang dapat menjadi elemen relaksasi dan estetika yang menarik pada desain rumah industrial. Gunakan material seperti beton atau batu alam untuk menciptakan kesan natural.
- Jendela besar. Jendela besar memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam rumah dan menciptakan suasana yang lapang dan sejuk. Jendela besar juga dapat memberikan pemandangan taman atau lingkungan sekitar yang indah.
- Furnitur kayu. Furnitur kayu dapat memberikan kesan hangat dan natural pada desain rumah industrial. Gunakan furnitur kayu dengan desain yang sederhana dan minimalis.
Penerapan Desain Industrial

Desain industrial, dengan ciri khasnya yang kuat dan menonjol, bisa diterapkan di berbagai sudut rumah. Mulai dari furnitur hingga pencahayaan, desain ini mampu menciptakan suasana yang unik dan penuh karakter.
Desain rumah tema industrial memang identik dengan kesan kasar dan maskulin, tapi jangan salah, lho! Sentuhan feminin bisa tetap hadir dengan memadukan elemen-elemen desain rumah shabby chic. Bayangkan, sofa kulit berlapiskan kain bertekstur lembut, rak kayu tua yang dicat ulang dengan warna pastel, dan lampu gantung dengan desain vintage. Kamu bisa menemukan inspirasi desain shabby chic yang cocok untuk rumah industrial di situs ini.
Dengan kombinasi yang tepat, rumah industrialmu akan terasa hangat, nyaman, dan penuh karakter.
Penerapan Desain Industrial pada Furnitur Rumah
Salah satu ciri khas desain industrial adalah penggunaan material mentah dan kasar. Material seperti kayu tua, besi, dan beton menjadi pilihan utama.
- Sofa dengan rangka besi dan bantalan kulit: Sofa jenis ini memberikan kesan kokoh dan maskulin, seringkali dipadukan dengan bantal bermotif geometrik atau warna-warna netral.
- Meja kopi dengan kaki besi dan permukaan kayu: Meja ini memberikan kesan industrial yang kuat dan dapat dipadukan dengan dekorasi seperti vas bunga sederhana atau buku-buku tebal.
- Rak dinding dari besi: Rak ini sangat fungsional dan memberikan sentuhan industrial yang kuat. Rak ini bisa digunakan untuk memajang koleksi buku, tanaman, atau dekorasi lainnya.
Pencahayaan yang Sesuai untuk Desain Industrial
Pencahayaan yang tepat mampu menciptakan suasana yang diinginkan dalam desain industrial.
- Lampu gantung dengan kabel terbuka: Lampu jenis ini memberikan kesan industrial yang kuat dan cocok digunakan di ruang makan atau ruang tamu.
- Lampu dinding dengan desain vintage: Lampu dinding ini memberikan kesan industrial yang klasik dan cocok digunakan di ruang tidur atau ruang kerja.
- Lampu meja dengan bentuk minimalis: Lampu meja ini memberikan kesan industrial yang modern dan cocok digunakan di ruang kerja atau ruang tamu.
Ide Dekorasi Ruang Makan dengan Tema Industrial
Berikut 5 ide dekorasi yang dapat memperkuat tema industrial pada ruang makan:
- Meja makan kayu dengan kaki besi: Meja ini memberikan kesan industrial yang kuat dan cocok dipadukan dengan kursi-kursi berbahan kayu atau besi.
- Lampu gantung dengan bentuk geometrik: Lampu gantung ini memberikan kesan industrial yang modern dan cocok digunakan di atas meja makan.
- Dinding bata ekspos: Dinding bata ekspos memberikan kesan industrial yang kuat dan cocok dipadukan dengan dekorasi dinding seperti lukisan abstrak atau foto-foto hitam putih.
- Vas bunga dari logam: Vas bunga ini memberikan kesan industrial yang modern dan cocok digunakan untuk menata bunga-bunga segar atau tanaman kering.
- Peralatan makan dari bahan stainless steel: Peralatan makan ini memberikan kesan industrial yang modern dan cocok digunakan untuk menata meja makan.
Tips Memilih Perabotan untuk Desain Industrial
Memilih perabotan yang tepat adalah kunci untuk menciptakan desain industrial yang sukses.
| Aspek | Tips |
|---|---|
| Material | Pilih material mentah dan kasar seperti kayu tua, besi, beton, atau kulit. Hindari material yang terlalu halus atau mengkilap. |
| Warna | Pilih warna-warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, atau coklat tua. Anda juga bisa menambahkan aksen warna seperti merah bata, kuning mustard, atau biru tua. |
| Bentuk | Pilih bentuk-bentuk yang sederhana dan minimalis. Hindari bentuk-bentuk yang terlalu rumit atau berlebihan. |
| Fungsi | Pilih perabotan yang fungsional dan tahan lama. Hindari perabotan yang terlalu dekoratif atau tidak memiliki fungsi yang jelas. |
| Harga | Desain industrial tidak selalu mahal. Anda bisa mencari perabotan bekas atau vintage dengan harga yang lebih terjangkau. |
Penerapan Desain Industrial pada Fasad Rumah
Desain industrial juga dapat diterapkan pada fasad rumah.
Ilustrasi: Rumah dengan fasad berbahan bata ekspos dan jendela-jendela besar dengan bingkai besi. Atap rumah berbentuk datar dengan panel surya yang terpasang di atasnya. Teras depan rumah terbuat dari beton dengan kursi-kursi dari besi dan meja kayu.
Keuntungan dan Tantangan Desain Industrial

Desain industrial merupakan gaya desain yang menghadirkan nuansa modern, edgy, dan minimalis, dengan fokus pada penggunaan material mentah dan elemen industri. Kepopulerannya semakin meningkat, dan banyak orang tertarik mengaplikasikannya pada hunian mereka. Namun, seperti halnya gaya desain lainnya, desain industrial juga memiliki keuntungan dan tantangan yang perlu dipertimbangkan.
Keuntungan Desain Industrial
Mengadopsi desain industrial pada rumah memiliki beberapa keuntungan, antara lain:
- Mewujudkan Kesan Unik dan Modern: Desain industrial dikenal dengan karakteristiknya yang unik dan modern, yang dapat menciptakan atmosfer yang berbeda dan menarik perhatian.
- Fleksibel dan Adaptif: Desain industrial dapat diaplikasikan pada berbagai jenis rumah, mulai dari rumah minimalis hingga rumah bergaya klasik, dengan penyesuaian elemen dan material yang tepat.
- Mempromosikan Keberlanjutan: Desain industrial seringkali menggunakan material daur ulang atau material yang ramah lingkungan, seperti kayu bekas, logam bekas, dan beton, yang mendukung konsep keberlanjutan.
- Meningkatkan Nilai Jual Rumah: Rumah dengan desain industrial yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan nilai jual rumah, karena dianggap lebih modern dan menarik bagi calon pembeli.
Tantangan Desain Industrial
Meskipun memiliki banyak keuntungan, desain industrial juga memiliki beberapa tantangan yang perlu diatasi:
- Memilih Material yang Tepat: Material mentah seperti kayu kasar, logam, dan beton, meskipun memiliki estetika yang khas, membutuhkan perawatan dan penanganan khusus untuk menjaga keawetannya.
- Menciptakan Keseimbangan Estetika: Penggunaan material mentah yang berlebihan dapat membuat ruangan terkesan terlalu dingin dan kurang nyaman. Penting untuk menyeimbangkan elemen industri dengan sentuhan personal dan dekorasi yang tepat.
- Mengatur Pencahayaan: Desain industrial seringkali menggunakan pencahayaan yang minimalis dan fokus, yang membutuhkan perencanaan yang cermat untuk memastikan pencahayaan yang cukup dan nyaman di setiap ruangan.
Solusi Mengatasi Tantangan Desain Industrial
Untuk mengatasi tantangan dalam menerapkan desain industrial, berikut beberapa solusi yang dapat diterapkan:
- Memilih Material Berkualitas: Pilih material mentah berkualitas tinggi yang tahan lama dan mudah dibersihkan, serta gunakan material yang ramah lingkungan. Misalnya, kayu jati bekas yang diolah dengan baik akan lebih tahan lama dibandingkan dengan kayu pinus.
- Menambahkan Sentuhan Personal: Gunakan dekorasi seperti tanaman hijau, karpet bertekstur, atau bantal sofa berwarna cerah untuk menciptakan suasana yang lebih hangat dan personal.
- Menggabungkan Elemen Industrial dengan Gaya Lain: Gabungkan desain industrial dengan gaya lain, seperti rustic atau modern, untuk menciptakan suasana yang lebih seimbang dan menarik.
- Memanfaatkan Pencahayaan Alami: Optimalkan penggunaan cahaya alami dengan jendela besar dan cermin untuk menciptakan suasana yang lebih terang dan nyaman.
- Memilih Perlengkapan yang Tepat: Gunakan perlengkapan pencahayaan yang sesuai dengan desain industrial, seperti lampu gantung dengan desain minimalis atau lampu dinding dengan sentuhan vintage.
Perbandingan Desain Industrial dengan Desain Lainnya
| Aspek | Desain Industrial | Desain Minimalis | Desain Klasik |
|---|---|---|---|
| Material | Material mentah seperti kayu kasar, logam, dan beton | Material sederhana dan fungsional seperti kayu, kaca, dan logam | Material tradisional seperti kayu solid, marmer, dan batu alam |
| Warna | Warna gelap, netral, dan metalik | Warna netral, monochrome, dan warna pastel | Warna hangat, elegan, dan klasik seperti cokelat, krem, dan emas |
| Dekorasi | Dekorasi minimalis dengan sentuhan vintage dan industrial | Dekorasi sederhana dan fungsional, dengan fokus pada kesederhanaan | Dekorasi mewah dan detail dengan sentuhan klasik |
| Pencahayaan | Pencahayaan minimalis dan fokus | Pencahayaan natural dan buatan yang seimbang | Pencahayaan yang hangat dan lembut |
| Suasana | Modern, edgy, dan minimalis | Minimalis, simpel, dan fungsional | Elegan, mewah, dan tradisional |
Meminimalisir Biaya Desain Industrial
Desain industrial seringkali diidentikkan dengan biaya yang mahal, karena penggunaan material mentah yang berkualitas tinggi. Namun, dengan perencanaan yang matang, Anda dapat meminimalisir biaya tanpa mengorbankan estetika desain industrial. Berikut beberapa tips:
- Manfaatkan Material Bekas: Gunakan material bekas seperti kayu bekas, pipa bekas, atau logam bekas untuk menciptakan elemen industrial yang unik dan hemat biaya.
- Gunakan Material Alternatif: Pilih material alternatif yang lebih terjangkau, seperti kayu jati bekas, baja ringan, atau beton cor.
- Lakukan DIY: Lakukan pekerjaan DIY seperti mengecat, memasang lampu, atau merakit furnitur sendiri untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
- Beli Furnitur Second Hand: Cari furnitur second hand dengan desain industrial yang unik dan terjangkau, kemudian restorasi dan repaint untuk menciptakan tampilan baru.
- Berkonsultasi dengan Arsitek atau Desainer: Konsultasikan dengan arsitek atau desainer yang berpengalaman dalam desain industrial untuk mendapatkan saran dan ide yang sesuai dengan budget Anda.
Desain rumah tema industrial menawarkan alternatif yang menarik bagi Anda yang mencari suasana hunian yang unik dan menarik. Dengan memahami elemen desain industrial dan menerapkannya dengan cerdas, Anda dapat menciptakan rumah impian yang memiliki karakter kuat dan memikat.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah desain industrial cocok untuk semua jenis rumah?
Desain industrial dapat diterapkan pada berbagai jenis rumah, baik rumah minimalis, rumah klasik, maupun rumah dengan konsep terbuka. Yang penting adalah menyesuaikan elemen desain dengan arsitektur dan luas rumah Anda.
Bagaimana cara memilih warna yang tepat untuk desain industrial?
Warna netral seperti abu-abu, hitam, putih, dan cokelat merupakan pilihan yang tepat untuk desain industrial. Anda juga dapat menambahkan sentuhan warna yang lebih mencolok seperti merah bata atau biru gelap sebagai aksen.
Apakah desain industrial selalu mahal?
Tidak selalu. Anda dapat menemukan furnitur dan material industrial dengan harga yang terjangkau. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan barang bekas dan mendaur ulangnya menjadi elemen desain industrial.

