Desain rumah joglo yogyakarta – Rumah Joglo Yogyakarta, dengan arsitektur khasnya yang megah dan penuh makna, telah menjadi simbol budaya Jawa dan daya tarik wisata di Yogyakarta. Desain rumah Joglo yang unik, memadukan elemen tradisional dan modern, menghadirkan pesona estetika yang tak lekang oleh waktu.
Rumah Joglo Yogyakarta tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga mencerminkan filosofi hidup yang mendalam, seperti keselarasan dengan alam, keharmonisan dalam keluarga, dan penghormatan terhadap leluhur. Dari sejarahnya yang kaya hingga detail arsitekturnya yang rumit, rumah Joglo Yogyakarta menawarkan inspirasi bagi para arsitek dan pecinta seni bangunan.
Sejarah dan Asal Usul Rumah Joglo di Yogyakarta

Rumah Joglo, dengan arsitektur tradisional Jawa yang megah, telah menjadi ikon budaya dan identitas Yogyakarta. Rumah Joglo tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai filosofi, spiritualitas, dan kearifan lokal masyarakat Jawa. Perkembangan arsitektur Rumah Joglo di Yogyakarta memiliki sejarah yang panjang dan menarik, dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi geografis hingga dinamika sosial budaya.
Perkembangan Arsitektur Rumah Joglo di Yogyakarta
Sejarah arsitektur Rumah Joglo di Yogyakarta dapat ditelusuri hingga masa kerajaan Mataram Kuno. Pada masa ini, Rumah Joglo sudah menjadi bentuk bangunan utama yang digunakan oleh para bangsawan dan masyarakat elite. Seiring dengan perkembangan zaman, arsitektur Rumah Joglo mengalami modifikasi dan adaptasi, sehingga muncul berbagai variasi bentuk dan gaya, seperti Joglo Panggung, Joglo Limasan, dan Joglo Tumpang.
Pada masa Kesultanan Yogyakarta, arsitektur Rumah Joglo mengalami puncak kejayaannya. Para sultan dan bangsawan membangun istana dan rumah kediaman dengan gaya Joglo yang megah dan mewah. Arsitektur Rumah Joglo juga digunakan untuk membangun berbagai bangunan publik, seperti masjid, pendopo, dan pasar.
Ciri Khas Arsitektur Rumah Joglo Yogyakarta
Rumah Joglo Yogyakarta memiliki ciri khas yang membedakannya dengan rumah Joglo di daerah lain. Berikut adalah beberapa ciri khasnya:
- Struktur Utama: Rumah Joglo Yogyakarta umumnya memiliki struktur utama berupa empat tiang penyangga yang disebut dengan saka guru. Tiang-tiang ini menopang atap yang berbentuk limasan atau tumpang, yang melambangkan gunung Merapi sebagai simbol kekuatan dan kesucian.
- Atap: Atap Rumah Joglo Yogyakarta memiliki bentuk limasan atau tumpang, yang terbuat dari kayu jati atau kayu nangka. Atap ini memiliki bentuk yang khas, dengan bagian puncak yang runcing dan melambangkan puncak gunung Merapi. Atap juga memiliki fungsi untuk melindungi penghuni dari terik matahari dan hujan.
- Pintu dan Jendela: Pintu dan jendela Rumah Joglo Yogyakarta biasanya terbuat dari kayu jati atau kayu nangka. Pintu dan jendela memiliki bentuk yang sederhana dan fungsional, namun tetap memperhatikan aspek estetika. Pintu dan jendela juga memiliki fungsi untuk mengatur sirkulasi udara dan cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah.
- Ornamen: Ornamen Rumah Joglo Yogyakarta biasanya berupa ukiran kayu yang indah dan rumit. Ukiran ini melambangkan nilai-nilai filosofi, spiritualitas, dan kearifan lokal masyarakat Jawa. Ukiran juga berfungsi untuk memperindah tampilan Rumah Joglo dan menjadi ciri khas dari masing-masing keluarga.
- Penggunaan Material: Rumah Joglo Yogyakarta umumnya menggunakan material kayu jati atau kayu nangka yang kuat dan tahan lama. Kayu jati juga memiliki nilai estetika yang tinggi, sehingga dapat memperindah tampilan Rumah Joglo.
Contoh Gambar Ilustrasi Rumah Joglo Yogyakarta
Sebagai contoh, perhatikan gambar ilustrasi Rumah Joglo Yogyakarta berikut ini:
Gambar tersebut menunjukkan sebuah Rumah Joglo dengan struktur utama empat saka guru yang menopang atap limasan. Atap limasan memiliki bentuk yang khas, dengan bagian puncak yang runcing dan melambangkan gunung Merapi. Rumah Joglo ini juga memiliki pintu dan jendela yang terbuat dari kayu jati, serta ornamen ukiran yang indah dan rumit. Ornamen ukiran ini melambangkan nilai-nilai filosofi, spiritualitas, dan kearifan lokal masyarakat Jawa.
Penggunaan material kayu jati yang kuat dan tahan lama juga menjadi ciri khas dari Rumah Joglo Yogyakarta.
Konsep dan Filosofi Rumah Joglo Yogyakarta

Rumah joglo Yogyakarta merupakan salah satu contoh arsitektur tradisional Jawa yang memiliki nilai estetika dan filosofi tinggi. Bangunannya yang megah dan kokoh mencerminkan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa.
Konsep dan Filosofi Rumah Joglo Yogyakarta
Konsep rumah joglo Yogyakarta didasarkan pada prinsip-prinsip filosofi Jawa, yang menekankan keselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan alam dan Tuhan. Rumah joglo dirancang sebagai simbol dari kosmos, dengan atap yang berbentuk seperti gunung, tiang penyangga yang melambangkan pohon kehidupan, dan bagian-bagian lain yang memiliki makna simbolis.
- Keselarasan dengan Alam: Rumah joglo dibangun dengan memperhatikan arah mata angin dan aliran energi alam. Atap joglo yang berbentuk seperti gunung meniru bentuk alam, sedangkan tiang penyangga yang melambangkan pohon kehidupan, menunjukkan ketergantungan manusia pada alam.
- Keseimbangan dalam Kehidupan: Konsep rumah joglo juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Hal ini tercermin dalam penataan ruangan yang seimbang, penggunaan material alam, dan penempatan elemen-elemen yang melambangkan keselarasan dan harmoni.
- Spiritualitas dan Kesadaran: Rumah joglo juga memiliki nilai spiritualitas yang tinggi. Bentuk bangunannya yang simetris dan penggunaan simbol-simbol tertentu menunjukkan penghormatan terhadap kekuatan spiritual dan nilai-nilai luhur.
Perbandingan dengan Rumah Tradisional Lain
Konsep dan filosofi rumah joglo Yogyakarta memiliki kemiripan dan perbedaan dengan rumah tradisional lain di Indonesia.
| Aspek | Rumah Joglo Yogyakarta | Rumah Gadang (Sumatera Barat) | Rumah Adat Batak (Sumatera Utara) |
|---|---|---|---|
| Bentuk Atap | Bentuk gunung, melambangkan alam | Bentuk pelana, melambangkan gunung merapi | Bentuk segitiga, melambangkan gunung |
| Tiang Penyangga | Melambangkan pohon kehidupan, menunjukkan ketergantungan pada alam | Melambangkan kekuatan dan ketahanan | Melambangkan kekuatan dan ketahanan |
| Material | Kayu jati, bambu, dan batu bata | Kayu, bambu, dan ijuk | Kayu, bambu, dan ijuk |
| Filosofi | Keselarasan, keseimbangan, dan spiritualitas | Keberanian, ketahanan, dan kearifan lokal | Keberanian, ketahanan, dan kearifan lokal |
Penerapan Konsep dan Filosofi dalam Kehidupan Sehari-hari
Konsep dan filosofi rumah joglo Yogyakarta tidak hanya terwujud dalam desain bangunannya, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Misalnya, dalam hal tata krama, masyarakat Jawa menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan, kesantunan, dan hormat kepada orang tua dan orang yang lebih tua.
Contoh lainnya, dalam hal penggunaan material alam, masyarakat Jawa menggunakan kayu jati, bambu, dan batu bata sebagai bahan bangunan utama. Penggunaan material alam ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai estetika dan filosofi yang tinggi. Material tersebut melambangkan kekuatan, ketahanan, dan keselarasan dengan alam.
Elemen Arsitektur Rumah Joglo Yogyakarta: Desain Rumah Joglo Yogyakarta

Rumah Joglo Yogyakarta merupakan salah satu warisan budaya yang kaya akan nilai estetika dan filosofi. Arsitektur khasnya menonjolkan keindahan dan keharmonisan antara manusia dan alam. Rumah Joglo bukan sekadar bangunan, tetapi juga sebuah simbol kehidupan dan kebudayaan Jawa. Untuk memahami lebih dalam tentang rumah Joglo, penting untuk mengenal elemen-elemen arsitekturnya.
Atap Joglo
Atap Joglo merupakan salah satu elemen yang paling menonjol dan menjadi ciri khas rumah Joglo. Atap ini berbentuk limasan, dengan bagian puncak yang menjulang tinggi dan dihiasi dengan ornamen yang rumit. Atap Joglo memiliki makna filosofis yang mendalam, melambangkan langit dan kekuatan alam.
- Soko Guru: Tiang utama yang menopang atap Joglo, biasanya berjumlah empat buah dan melambangkan empat penjuru mata angin.
- Kuda-kuda: Struktur rangka kayu yang membentuk kerangka atap Joglo.
- Usuk: Kayu melintang yang menghubungkan kuda-kuda dengan soko guru.
- Gording: Kayu yang menopang atap dan melintang di atas usuk.
- Kasar: Kayu yang melapisi gording dan menjadi alas untuk genteng.
Tiang Rumah Joglo
Tiang merupakan elemen penting dalam struktur rumah Joglo. Tiang-tiang ini berfungsi sebagai penyangga utama bangunan dan memiliki simbolisme yang kuat. Tiang-tiang rumah Joglo biasanya terbuat dari kayu jati, yang dikenal dengan kekuatan dan keawetannya.
Desain rumah joglo Yogyakarta memang unik dengan ciri khasnya yang tradisional dan elegan. Jika kamu tertarik untuk membangun rumah dengan konsep serupa di Palembang, kamu bisa memanfaatkan jasa desain rumah di Palembang untuk membantu mewujudkan impianmu. Dengan bantuan para desainer profesional, kamu bisa mendapatkan desain rumah joglo yang disesuaikan dengan kebutuhan dan selera, sehingga tetap menghadirkan nuansa khas Yogyakarta di tengah kota Palembang.
- Soko Guru: Tiang utama yang menopang atap Joglo, biasanya berjumlah empat buah dan melambangkan empat penjuru mata angin.
- Soko Penyangga: Tiang yang berfungsi sebagai penyangga tambahan untuk dinding dan atap.
Dinding Rumah Joglo, Desain rumah joglo yogyakarta
Dinding rumah Joglo biasanya terbuat dari bambu atau kayu, yang dianyam atau dipaku menjadi panel-panel. Dinding ini berfungsi sebagai pembatas ruangan dan juga sebagai elemen dekoratif. Beberapa rumah Joglo juga menggunakan bata atau batu bata sebagai bahan dinding.
- Gedeg: Dinding yang terbuat dari anyaman bambu, sering digunakan sebagai pembatas ruangan.
- Panil Kayu: Dinding yang terbuat dari papan kayu, biasanya diukir dengan motif-motif tradisional.
Ornamen Rumah Joglo
Ornamen merupakan elemen dekoratif yang mempercantik rumah Joglo. Ornamen ini biasanya diukir pada kayu, batu, atau logam, dan memiliki makna filosofis dan simbolis yang mendalam. Ornamen-ornamen ini melambangkan nilai-nilai luhur, seperti keharmonisan, keseimbangan, dan keindahan alam.
Desain rumah joglo Yogyakarta memang memikat, dengan nuansa tradisional yang kental. Jika Anda ingin membangun rumah 2 lantai dengan sentuhan joglo, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa desain rumah 2 lantai yang berpengalaman. Mereka dapat membantu Anda menggabungkan keindahan arsitektur joglo dengan kebutuhan modern, menciptakan rumah yang nyaman dan estetis.
| Ornamen | Fungsi | Contoh |
|---|---|---|
| Cakra | Melambangkan kekuatan dan energi spiritual | Ukiran cakra pada bagian atap |
| Gunungan | Melambangkan gunung sebagai tempat suci dan sumber kehidupan | Ukiran gunung pada bagian dinding |
| Kala Makara | Melambangkan kekuatan alam dan pelindung | Ukiran kala makara pada bagian pintu |
| Sulur | Melambangkan kehidupan yang terus berkembang | Ukiran sulur pada bagian atap |
Contoh ilustrasi detail ornamen pada rumah Joglo Yogyakarta:
Ukiran sulur pada bagian atap rumah Joglo melambangkan kehidupan yang terus berkembang. Sulur-sulur yang meliuk-liuk dan saling terjalin menggambarkan dinamika kehidupan yang selalu berubah dan berkembang. Ukiran kala makara pada bagian pintu melambangkan kekuatan alam dan pelindung. Kala makara yang berbentuk kepala raksasa dengan mulut terbuka lebar dianggap sebagai penjaga rumah dan pelindung dari energi negatif.
Contoh Desain Rumah Joglo Yogyakarta Modern

Mempertahankan nilai-nilai tradisional dalam desain rumah modern adalah sebuah tantangan yang menarik. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggabungkan unsur-unsur arsitektur tradisional, seperti rumah Joglo, dengan desain modern. Hal ini dapat menciptakan tampilan rumah yang unik, elegan, dan tetap mencerminkan budaya lokal. Berikut ini adalah contoh desain rumah Joglo Yogyakarta modern yang memadukan unsur tradisional dan modern.
Desain Rumah Joglo Yogyakarta Modern dengan Integrasi Unsur Tradisional dan Modern
Konsep desain rumah Joglo Yogyakarta modern ini menggabungkan ciri khas arsitektur Joglo, seperti atap joglo, dengan elemen desain modern. Contohnya, penggunaan material modern seperti kaca, baja, dan beton dapat diintegrasikan dengan kayu jati yang menjadi ciri khas rumah Joglo. Selain itu, penataan ruang yang terbuka dan penggunaan warna-warna netral dapat memberikan kesan modern dan minimalis.
Desain rumah joglo Yogyakarta dengan arsitektur tradisional Jawa memang memikat. Keindahannya terletak pada detail ukiran kayu dan bentuk atapnya yang khas. Jika kamu menginginkan rumah joglo dengan ruang tidur yang nyaman, bisa dipadukan dengan desain rumah modern. Misalnya, kamu bisa menambahkan tiga kamar tidur yang fungsional dan estetis. Untuk inspirasi desain rumah dengan tiga kamar tidur, kamu bisa mengunjungi desain rumah dgn 3 kamar tidur.
Dengan memadukan desain tradisional dan modern, rumah joglo kamu akan tetap autentik namun tetap nyaman untuk ditinggali.
- Atap Joglo: Atap joglo yang khas tetap dipertahankan sebagai elemen tradisional utama. Namun, desain atap dapat dimodifikasi dengan penggunaan material modern seperti baja ringan atau beton, sehingga lebih tahan lama dan mudah dalam perawatan.
- Dinding: Dinding rumah dapat menggunakan kombinasi material tradisional seperti bata merah dengan material modern seperti kaca atau panel beton. Hal ini menciptakan kontras yang menarik antara nuansa tradisional dan modern.
- Pencahayaan: Penggunaan pencahayaan alami melalui jendela-jendela besar dapat memberikan kesan modern dan luas pada ruangan. Pencahayaan buatan dapat diintegrasikan dengan desain tradisional, misalnya dengan menggunakan lampu gantung yang terbuat dari kayu atau bambu.
- Dekorasi: Penggunaan furnitur modern dengan desain minimalis dapat melengkapi tampilan rumah Joglo yang modern. Dekorasi ruangan dapat menggunakan elemen tradisional seperti kerajinan tangan, lukisan kaligrafi, atau anyaman bambu.
Ilustrasi Desain Rumah Joglo Yogyakarta Modern
Bayangkan sebuah rumah dengan atap joglo yang menjulang tinggi, dihiasi dengan ornamen kayu yang rumit. Dinding rumah menggunakan kombinasi bata merah dan panel kaca, menciptakan efek transparan dan modern. Di bagian depan rumah, terdapat teras yang luas dengan furnitur minimalis yang terbuat dari kayu jati. Teras ini dapat digunakan sebagai tempat bersantai atau menerima tamu. Di bagian dalam rumah, terdapat ruang tamu yang luas dan terbuka, dihiasi dengan lampu gantung modern yang terbuat dari kayu.
Dapur modern yang dilengkapi dengan peralatan canggih berdampingan dengan ruang makan yang menggunakan meja dan kursi kayu tradisional. Semua ruangan dihubungkan oleh lorong yang dihiasi dengan lukisan kaligrafi dan kerajinan tangan. Rumah ini menjadi perpaduan unik antara nilai-nilai tradisional dan gaya hidup modern.
Konsep Desain Rumah Joglo Yogyakarta Modern
Konsep desain rumah Joglo Yogyakarta modern ini mengutamakan harmoni antara unsur tradisional dan modern. Tujuannya adalah untuk menciptakan rumah yang nyaman, estetis, dan tetap mencerminkan nilai-nilai budaya lokal. Berikut adalah beberapa konsep utama dalam desain rumah Joglo Yogyakarta modern:
- Integrasi Unsur Tradisional dan Modern: Menggabungkan elemen arsitektur tradisional Joglo dengan desain modern, seperti penggunaan material modern dan penataan ruang yang terbuka.
- Fungsionalitas dan Kemudahan Perawatan: Menggunakan material modern yang lebih tahan lama dan mudah dalam perawatan, sehingga rumah tetap nyaman dan mudah dirawat.
- Keindahan dan Estetika: Mempertahankan keindahan arsitektur tradisional Joglo dengan penambahan elemen modern yang menambah nilai estetika.
- Keberlanjutan: Menggunakan material ramah lingkungan dan teknik konstruksi yang efisien untuk menciptakan rumah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Manfaat Desain Rumah Joglo Yogyakarta Modern bagi Penghuni
Desain rumah Joglo Yogyakarta modern menawarkan berbagai manfaat bagi penghuni, antara lain:
- Keunikan dan Karakter: Rumah Joglo Yogyakarta modern memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dari rumah modern lainnya, sehingga memberikan kesan yang istimewa bagi penghuni.
- Kenyamanan dan Fungsionalitas: Desain modern yang dipadukan dengan elemen tradisional menciptakan rumah yang nyaman, fungsional, dan mudah dirawat.
- Nilai Budaya dan Historis: Mempertahankan nilai-nilai budaya dan historis arsitektur Joglo, sehingga rumah menjadi bagian dari warisan budaya lokal.
- Keterikatan dengan Alam: Desain rumah Joglo Yogyakarta modern seringkali mengutamakan pencahayaan alami dan ventilasi yang baik, sehingga penghuni dapat merasakan keterikatan dengan alam.
Keunggulan dan Tantangan dalam Membangun Rumah Joglo Yogyakarta

Membangun rumah Joglo di Yogyakarta menawarkan pesona arsitektur tradisional yang unik dan megah. Namun, di balik keindahannya, terdapat sejumlah keunggulan dan tantangan yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini adalah beberapa aspek penting yang perlu Anda pahami sebelum memutuskan untuk membangun rumah Joglo.
Keunggulan Membangun Rumah Joglo
Membangun rumah Joglo menghadirkan sejumlah keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan menarik bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang mengagumi keindahan arsitektur tradisional Jawa.
- Nilai Estetika Tinggi: Rumah Joglo dikenal dengan keindahan arsitekturnya yang khas, dengan atap pelana yang menjulang tinggi, ukiran kayu yang rumit, dan proporsi bangunan yang harmonis. Keindahan ini mampu meningkatkan nilai estetika dan prestise hunian.
- Kesejukan dan Sirkulasi Udara yang Baik: Desain rumah Joglo yang terbuka dan memiliki banyak ventilasi udara, membuat rumah ini tetap sejuk dan nyaman meskipun berada di iklim tropis. Hal ini berkat atap tinggi yang memungkinkan udara panas naik dan keluar dari rumah, serta konstruksi kayu yang porous yang memungkinkan sirkulasi udara yang baik.
- Kekuatan dan Ketahanan: Konstruksi kayu jati yang kuat dan tahan lama menjadi ciri khas rumah Joglo. Kayu jati dikenal memiliki ketahanan terhadap rayap dan cuaca ekstrem, sehingga rumah Joglo dapat bertahan selama bertahun-tahun.
- Nilai Historis dan Budaya: Rumah Joglo merupakan simbol budaya Jawa yang kaya dan sarat dengan nilai historis. Membangun rumah Joglo berarti melestarikan warisan budaya dan tradisi yang berharga.
Tantangan Membangun Rumah Joglo
Meskipun memiliki banyak keunggulan, membangun rumah Joglo juga dihadapkan pada beberapa tantangan, baik dari segi teknis, biaya, maupun material. Berikut adalah beberapa tantangan yang perlu Anda pertimbangkan:
- Keterampilan Tukang yang Spesialis: Membangun rumah Joglo membutuhkan keterampilan tukang kayu yang khusus dan berpengalaman. Tukang harus memiliki pengetahuan tentang konstruksi tradisional, teknik ukiran kayu, dan pemahaman tentang filosofi arsitektur Joglo. Menemukan tukang yang memenuhi kualifikasi ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
- Biaya yang Relatif Tinggi: Penggunaan kayu jati berkualitas tinggi dan proses pembangunan yang rumit membuat biaya membangun rumah Joglo relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis rumah lainnya. Biaya ini mencakup biaya material, upah tukang, dan biaya desain.
- Ketersediaan Material: Kayu jati berkualitas tinggi yang dibutuhkan untuk membangun rumah Joglo semakin langka dan harganya semakin mahal. Memastikan ketersediaan material yang cukup dan berkualitas baik menjadi tantangan tersendiri.
- Perawatan dan Pemeliharaan: Rumah Joglo memerlukan perawatan dan pemeliharaan khusus untuk menjaga keindahan dan keawetannya. Perawatan ini meliputi pengecatan berkala, pembersihan, dan pengecekan konstruksi kayu secara rutin.
Contoh Kesulitan Teknis dalam Membangun Rumah Joglo
Salah satu kesulitan teknis dalam membangun rumah Joglo adalah dalam hal konstruksi atap. Atap Joglo memiliki bentuk pelana yang menjulang tinggi dan memerlukan konstruksi rangka kayu yang kuat dan presisi. Kesalahan dalam perhitungan kekuatan rangka atau teknik pemasangan bisa berakibat fatal, seperti atap ambruk atau terjadi kebocoran.
“Contohnya, dalam konstruksi atap Joglo, kesalahan dalam perhitungan kekuatan rangka atau teknik pemasangan bisa berakibat fatal, seperti atap ambruk atau terjadi kebocoran.”
Ilustrasi ini menunjukkan pentingnya keahlian tukang kayu yang berpengalaman dan memahami konstruksi tradisional rumah Joglo. Kesalahan kecil dalam proses pembangunan bisa berakibat fatal dan membutuhkan biaya perbaikan yang tinggi.
Membangun rumah Joglo Yogyakarta modern merupakan sebuah perjalanan yang menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan hidup modern. Dengan memahami filosofi dan keunggulannya, rumah Joglo dapat menjadi hunian yang nyaman, indah, dan penuh makna bagi penghuninya.
FAQ Terkini
Apakah membangun rumah Joglo mahal?
Biaya membangun rumah Joglo memang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan rumah modern karena membutuhkan material dan keahlian khusus.
Apakah rumah Joglo cocok untuk iklim tropis?
Ya, rumah Joglo dirancang dengan ventilasi yang baik dan atap tinggi untuk menyesuaikan diri dengan iklim tropis Indonesia.
Di mana saya bisa menemukan arsitek yang berpengalaman dalam mendesain rumah Joglo?
Anda dapat mencari arsitek di Yogyakarta atau daerah lain yang memiliki spesialisasi dalam desain rumah Joglo.

