Siapa yang tidak ingin memiliki rumah yang estetis dan minimalis? Konsep desain ini semakin populer karena menawarkan kesederhanaan dan keindahan yang timeless. Desain rumah estetik minimalis menekankan pada fungsionalitas, kebersihan, dan penggunaan elemen desain yang simpel namun elegan.
Rumah minimalis tidak hanya menawarkan ruang yang lebih terbuka dan lapang, tetapi juga menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Konsep ini berfokus pada penggunaan warna netral, material alami, dan pencahayaan yang baik untuk menciptakan ruang yang menenangkan dan memikat.
Pengertian Desain Rumah Estetik Minimalis

Desain rumah estetik minimalis merupakan konsep desain arsitektur yang menggabungkan prinsip-prinsip minimalis dengan sentuhan estetika yang menawan. Konsep ini bertujuan menciptakan hunian yang fungsional, efisien, dan memancarkan keindahan yang tenang dan harmonis.
Karakteristik dan Ciri-ciri Desain Rumah Estetik Minimalis
Desain rumah estetik minimalis memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang membedakannya dari gaya desain lainnya. Berikut beberapa di antaranya:
- Kesederhanaan: Desain minimalis menekankan pada kesederhanaan dalam bentuk, garis, dan warna. Elemen dekorasi yang berlebihan dihindari, menciptakan ruang yang bersih dan terkesan lapang.
- Fungsionalitas: Setiap elemen dalam desain minimalis memiliki fungsi yang jelas. Ruangan dirancang dengan efisien, memaksimalkan ruang dan meminimalkan pemborosan.
- Warna Netral: Warna-warna netral seperti putih, abu-abu, hitam, dan cokelat sering digunakan sebagai warna dasar. Warna-warna ini menciptakan suasana tenang dan elegan.
- Material Alami: Material alami seperti kayu, batu, dan bambu sering digunakan dalam desain minimalis. Material ini memberikan kesan natural dan hangat.
- Pencahayaan yang Optimal: Pencahayaan alami dan buatan dimaksimalkan untuk menciptakan suasana yang terang dan nyaman.
- Sentuhan Estetika: Meskipun menekankan kesederhanaan, desain estetik minimalis tetap memperhatikan keindahan. Detail-detail kecil seperti tekstur material, bentuk furnitur, dan penataan ruang dapat meningkatkan nilai estetika.
Contoh Gambar Desain Rumah Minimalis
Sebagai contoh, bayangkan sebuah rumah dengan fasad yang simpel, menggunakan warna putih sebagai warna dasar. Jendela kaca besar memungkinkan cahaya alami masuk dengan optimal, menciptakan suasana yang terang dan lapang. Halaman depan dihiasi dengan taman kecil yang hijau dan asri, menambah nuansa segar dan natural. Di dalam rumah, ruang tamu didominasi oleh furnitur minimalis dengan bentuk yang sederhana dan warna netral.
Desain rumah estetik minimalis identik dengan kesederhanaan dan fungsionalitas, namun tak selalu identik dengan harga murah. Ada pula desain rumah minimalis yang mewah dan elegan, seperti yang bisa Anda temukan di desain rumah minimalis mewah. Di sini, kesederhanaan tetap dijunjung, namun dengan sentuhan material premium dan detail yang memikat. Memilih desain rumah estetik minimalis yang mewah, berarti Anda memilih rumah yang tidak hanya indah, tetapi juga berkelas dan menonjolkan kepribadian Anda.
Dinding berwarna putih dihiasi dengan lukisan abstrak yang menambah sentuhan estetika.
Filosofi Desain Rumah Minimalis
Filosofi desain rumah minimalis berakar pada prinsip kesederhanaan dan fungsionalitas. Konsep ini mengutamakan efisiensi ruang, meminimalkan barang-barang yang tidak diperlukan, dan menciptakan suasana yang tenang dan harmonis. Desain rumah minimalis tidak hanya tentang estetika, tetapi juga tentang gaya hidup yang sederhana dan berfokus pada hal-hal yang penting.
Elemen Desain Rumah Estetik Minimalis

Membangun rumah minimalis yang estetik tidak hanya soal memilih furnitur yang sederhana. Ada beberapa elemen desain yang berperan penting dalam menciptakan estetika minimalis pada rumah. Elemen-elemen ini menciptakan keseimbangan antara fungsi dan keindahan, meminimalisir kekacauan visual, dan menciptakan rasa ketenangan.
Elemen Desain Minimalis vs. Tradisional
Untuk lebih memahami elemen desain minimalis, mari kita bandingkan dengan elemen desain tradisional.
| Elemen Desain | Minimalis | Tradisional |
|---|---|---|
| Warna | Warna netral seperti putih, abu-abu, hitam, atau warna pastel. | Warna-warna yang lebih berani dan kontras, seperti merah, biru, hijau, atau kuning. |
| Tekstur | Tekstur yang halus dan sederhana, seperti kayu, beton, atau batu. | Tekstur yang lebih bervariasi dan rumit, seperti kain berenda, ukiran kayu, atau logam berukir. |
| Bentuk | Bentuk yang sederhana dan geometris, seperti persegi, lingkaran, atau segitiga. | Bentuk yang lebih kompleks dan dekoratif, seperti lengkungan, ukiran, atau relief. |
| Pencahayaan | Pencahayaan alami yang melimpah dan pencahayaan buatan yang lembut dan terarah. | Pencahayaan yang lebih dramatis dan dekoratif, seperti lampu gantung yang besar atau lampu dinding yang banyak. |
| Furnitur | Furnitur yang fungsional dan minimalis, dengan desain yang sederhana dan bersih. | Furnitur yang lebih dekoratif dan tradisional, dengan desain yang rumit dan ukiran. |
| Dekorasi | Dekorasi yang minimal dan fungsional, seperti tanaman hijau, lukisan abstrak, atau vas sederhana. | Dekorasi yang lebih banyak dan beragam, seperti lukisan realistis, patung, atau kerajinan tangan. |
Penerapan Elemen Desain Minimalis pada Berbagai Ruang
Elemen desain minimalis dapat diterapkan pada berbagai ruang di rumah, seperti ruang tamu, dapur, dan kamar tidur. Berikut adalah beberapa contoh penerapannya:
Ruang Tamu
Ruang tamu yang minimalis biasanya didominasi oleh warna netral seperti putih, abu-abu, atau krem. Furnitur yang dipilih cenderung sederhana dan fungsional, seperti sofa dengan desain minimalis, meja kopi yang ramping, dan rak buku yang terstruktur. Pencahayaan alami yang melimpah sangat penting untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Untuk menambahkan sentuhan estetika, Anda dapat menggunakan tanaman hijau dalam pot minimalis atau lukisan abstrak yang sederhana.
Dapur
Dapur minimalis biasanya didesain dengan fokus pada fungsionalitas dan kebersihan. Warna-warna yang digunakan biasanya netral seperti putih, abu-abu, atau hitam. Kabinet dapur yang minimalis dengan desain yang sederhana dan bersih, serta penggunaan bahan seperti kayu atau stainless steel, menciptakan tampilan yang elegan dan modern. Peralatan dapur yang modern dan minimalis, serta pencahayaan yang baik, juga sangat penting untuk menciptakan suasana dapur yang nyaman dan efisien.
Kamar Tidur
Kamar tidur minimalis didesain untuk menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Warna-warna yang digunakan biasanya netral seperti biru muda, abu-abu, atau krem. Furnitur yang dipilih biasanya sederhana dan fungsional, seperti tempat tidur dengan desain minimalis, lemari pakaian yang ramping, dan meja rias yang minimalis. Pencahayaan yang lembut dan terarah, serta penggunaan bahan alami seperti kayu atau katun, menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.
Warna dan Material pada Desain Rumah Estetik Minimalis

Dalam menciptakan desain rumah estetik minimalis, warna dan material memegang peranan penting dalam membentuk suasana dan karakter rumah. Penggunaan warna dan material yang tepat dapat menciptakan kesan minimalis yang elegan, tenang, dan harmonis.
Pengaruh Warna dan Material
Warna memiliki pengaruh yang besar dalam menciptakan suasana dan kesan tertentu. Pada desain rumah minimalis, warna yang dominan adalah warna netral dan monokromatik, seperti putih, abu-abu, hitam, dan krem. Warna-warna ini memberikan kesan bersih, sederhana, dan modern. Penggunaan warna netral sebagai latar belakang memberikan ruang untuk penambahan elemen dekorasi dengan warna yang lebih berani atau aksen yang menarik.
Material yang digunakan dalam desain rumah minimalis juga memainkan peran penting dalam menciptakan kesan estetik. Material yang umum digunakan adalah kayu, batu alam, dan logam. Kayu memberikan kesan hangat dan alami, batu alam memberikan kesan kuat dan kokoh, sementara logam memberikan kesan modern dan futuristik.
Palet Warna yang Cocok
Berikut beberapa contoh palet warna yang cocok untuk desain rumah minimalis:
- Putih, abu-abu, dan hitam: Palet warna klasik yang memberikan kesan elegan dan timeless.
- Krem, cokelat muda, dan putih: Palet warna yang hangat dan nyaman, cocok untuk menciptakan suasana yang tenang.
- Abu-abu, biru muda, dan putih: Palet warna yang segar dan modern, cocok untuk menciptakan suasana yang ceria.
Material yang Umum Digunakan
Material yang umum digunakan dalam desain rumah minimalis memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga dapat menciptakan suasana yang berbeda pula. Berikut beberapa material yang umum digunakan:
- Kayu: Kayu memberikan kesan hangat, alami, dan klasik. Kayu dapat digunakan untuk lantai, dinding, furnitur, dan dekorasi. Kayu jati, mahoni, dan kayu ulin adalah beberapa jenis kayu yang populer digunakan.
- Batu alam: Batu alam memberikan kesan kuat, kokoh, dan alami. Batu alam dapat digunakan untuk dinding, lantai, dan dekorasi. Batu bata, batu andesit, dan batu marmer adalah beberapa jenis batu alam yang populer digunakan.
- Logam: Logam memberikan kesan modern, futuristik, dan elegan. Logam dapat digunakan untuk furnitur, aksesoris, dan dekorasi. Besi, aluminium, dan stainless steel adalah beberapa jenis logam yang populer digunakan.
Pencahayaan dan Ventilasi dalam Desain Rumah Estetik Minimalis

Dalam desain rumah minimalis, pencahayaan dan ventilasi memainkan peran penting dalam menciptakan suasana yang estetis dan nyaman. Pencahayaan yang tepat dapat meningkatkan keindahan ruangan, sementara ventilasi yang baik memastikan sirkulasi udara yang sehat dan segar. Rumah minimalis yang dirancang dengan baik akan memaksimalkan penggunaan cahaya alami dan ventilasi untuk menciptakan ruang hidup yang menyenangkan dan efisien.
Pentingnya Pencahayaan dan Ventilasi
Pencahayaan dan ventilasi merupakan elemen penting dalam desain rumah minimalis. Pencahayaan yang baik dapat meningkatkan suasana ruangan, sementara ventilasi yang memadai memastikan sirkulasi udara yang sehat dan segar. Keduanya bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan estetis.
Penggunaan Pencahayaan Alami dan Buatan
Dalam desain rumah minimalis, pencahayaan alami menjadi prioritas utama. Pemanfaatan jendela besar dan atap kaca memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, menciptakan suasana yang cerah dan hangat. Pencahayaan buatan, seperti lampu LED dan lampu gantung minimalis, dapat digunakan untuk melengkapi pencahayaan alami, memberikan pencahayaan yang tepat di malam hari atau di area yang kurang mendapat cahaya matahari.
Membuat Desain Rumah Minimalis yang Maksimalkan Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Alami
- Jendela Besar dan Tinggi: Jendela besar dan tinggi memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan dan menciptakan suasana yang cerah dan lapang. Jendela ini juga membantu sirkulasi udara yang baik, memungkinkan udara segar masuk dan udara kotor keluar.
- Atap Kaca: Atap kaca dapat digunakan untuk menciptakan ruang yang terang dan lapang. Atap kaca memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan, menciptakan suasana yang unik dan modern.
- Ventilasi Silang: Ventilasi silang, dengan menggunakan jendela atau bukaan di sisi berlawanan ruangan, memungkinkan udara segar bersirkulasi dengan mudah. Hal ini membantu menjaga ruangan tetap sejuk dan nyaman, terutama di iklim tropis.
- Tanaman Hijau: Tanaman hijau dapat ditempatkan di dalam ruangan untuk meningkatkan sirkulasi udara dan menciptakan suasana yang segar dan alami. Tanaman juga dapat menyerap polusi udara dan meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.
Contoh Desain Rumah Estetik Minimalis

Rumah minimalis estetik merupakan konsep hunian yang memadukan kesederhanaan dengan keindahan. Gaya minimalis mengedepankan fungsi dan efisiensi ruang, sementara estetika hadir dalam pemilihan material, detail, dan penataan furnitur. Rumah minimalis estetik tidak hanya nyaman dihuni, tetapi juga memancarkan aura elegan dan modern.
Berikut ini adalah contoh desain rumah minimalis estetik dengan tiga gaya arsitektur yang berbeda:
Desain Rumah Minimalis Estetik Modern
Gaya arsitektur modern dikenal dengan garis-garis bersih, bentuk geometris, dan penggunaan material modern seperti kaca, beton, dan baja. Desain rumah minimalis modern seringkali menampilkan fasad yang sederhana, dengan jendela besar yang memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan.
Desain rumah minimalis modern umumnya memiliki ciri khas penggunaan warna netral seperti putih, abu-abu, dan hitam. Material seperti kaca dan baja memberikan kesan futuristik dan modern, sementara bentuk geometris menciptakan rasa simetris dan kesederhanaan.
- Contoh desain: Rumah dengan fasad beton yang polos, dilengkapi dengan jendela kaca besar yang memberikan pencahayaan maksimal ke dalam ruangan. Penggunaan atap datar dan taman vertikal menambah kesan modern dan minimalis.
- Fitur dan elemen desain:
- Garis-garis bersih dan bentuk geometris
- Material modern seperti kaca, beton, dan baja
- Jendela besar untuk pencahayaan maksimal
- Atap datar atau miring minimalis
- Taman vertikal untuk sentuhan hijau
Desain Rumah Minimalis Estetik Kontemporer
Gaya arsitektur kontemporer merupakan perkembangan dari gaya modern, dengan penekanan pada fungsi dan estetika yang lebih fleksibel. Desain rumah minimalis kontemporer seringkali menampilkan kombinasi material dan tekstur yang unik, serta penggunaan warna yang lebih berani.
Desain rumah estetik minimalis memang tengah digandrungi, dengan fokus pada kesederhanaan dan fungsionalitas. Namun, bagi yang menginginkan nuansa klasik nan elegan, desain rumah eropa klasik bisa jadi pilihan tepat. Sentuhan arsitektur Eropa yang khas, seperti penggunaan pilar, kubah, dan ornamen rumit, menghadirkan kemewahan dan keanggunan tersendiri. Walaupun berbeda, baik desain minimalis maupun klasik, keduanya bisa menciptakan hunian yang nyaman dan sesuai dengan kepribadian penghuninya.
Desain rumah minimalis kontemporer mengutamakan kesederhanaan dan kejelasan bentuk, dengan penggunaan material alami seperti kayu dan batu. Sentuhan warna berani seperti biru tua, hijau, atau kuning dapat memberikan aksen yang menarik.
Desain rumah estetik minimalis identik dengan kesederhanaan dan fungsionalitas. Kamu bisa mengaplikasikannya di berbagai ukuran, bahkan untuk rumah mungil seperti desain rumah 5×5 1 kamar. Meskipun terkesan terbatas, desain minimalis justru dapat memaksimalkan penggunaan ruang dan menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Dengan pemilihan warna netral, pencahayaan yang tepat, dan penataan furnitur yang efisien, kamu bisa mewujudkan hunian minimalis yang estetis dan fungsional.
- Contoh desain: Rumah dengan fasad kayu yang hangat, dipadukan dengan dinding bata ekspos dan jendela kaca berbingkai kayu. Penggunaan atap miring dengan sudut yang unik menambah kesan kontemporer.
- Fitur dan elemen desain:
- Kombinasi material dan tekstur yang unik
- Penggunaan warna yang lebih berani
- Sentuhan material alami seperti kayu dan batu
- Bentuk geometris dengan variasi sudut
- Atap miring dengan sudut yang unik
Desain Rumah Minimalis Estetik Tradisional
Gaya arsitektur tradisional mengusung nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Desain rumah minimalis tradisional seringkali menampilkan unsur-unsur khas daerah, seperti penggunaan material lokal, ornamen tradisional, dan bentuk atap yang khas.
Desain rumah minimalis tradisional tetap mengedepankan kesederhanaan, namun dengan sentuhan budaya lokal yang kental. Penggunaan material lokal seperti kayu jati, bambu, atau batu bata, serta ornamen khas daerah, menciptakan suasana yang hangat dan autentik.
- Contoh desain: Rumah dengan fasad kayu jati yang kokoh, dilengkapi dengan atap joglo yang khas Jawa. Penggunaan ornamen ukiran kayu tradisional pada bagian teras dan jendela menambah kesan tradisional dan estetik.
- Fitur dan elemen desain:
- Penggunaan material lokal seperti kayu jati, bambu, atau batu bata
- Ornamen tradisional yang khas daerah
- Bentuk atap yang khas daerah, seperti atap joglo atau atap limas
- Dekorasi interior dengan sentuhan budaya lokal
6 Tips Merancang Desain Rumah Estetik Minimalis

Memiliki rumah minimalis yang estetis dan fungsional adalah impian banyak orang. Desain minimalis tidak hanya menonjolkan kesederhanaan, tetapi juga menciptakan suasana yang tenang dan nyaman. Berikut adalah 6 tips praktis untuk merancang desain rumah minimalis yang estetis dan fungsional:
Memaksimalkan Ruang dan Menciptakan Kesan Luas, Desain rumah estetik minimalis
Salah satu kunci utama dalam merancang desain rumah minimalis adalah memaksimalkan ruang dan menciptakan kesan luas. Hal ini dapat dicapai dengan beberapa cara, seperti:
- Memilih warna netral: Warna-warna netral seperti putih, abu-abu, dan krem dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan lapang. Hindari penggunaan warna yang terlalu mencolok atau gelap, karena dapat membuat ruangan terasa sempit.
- Menggunakan cermin: Cermin dapat memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi ruang yang lebih besar. Letakkan cermin di area yang strategis, seperti di belakang sofa atau di dinding ruang makan.
- Memilih furnitur multifungsi: Furnitur multifungsi seperti sofa bed atau meja lipat dapat menghemat ruang dan meningkatkan fleksibilitas ruangan.
- Menata ruang dengan konsep terbuka: Menghilangkan sekat antara ruang tamu dan ruang makan dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan terhubung.
Memilih Furnitur yang Tepat
Furnitur merupakan elemen penting dalam desain rumah minimalis. Memilih furnitur yang tepat dapat membuat ruangan terasa lebih estetis dan fungsional. Berikut beberapa tips dalam memilih furnitur:
- Pilih furnitur dengan bentuk sederhana: Hindari furnitur dengan bentuk yang rumit atau terlalu banyak ornamen. Pilih furnitur dengan bentuk sederhana dan garis-garis yang bersih.
- Pilih furnitur dengan bahan berkualitas: Furnitur dengan bahan berkualitas akan lebih tahan lama dan terlihat lebih elegan. Pilih furnitur yang terbuat dari kayu solid, metal, atau bahan berkualitas lainnya.
- Pilih furnitur dengan warna netral: Seperti pada tips sebelumnya, warna netral pada furnitur dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan lapang.
- Pertimbangkan fungsi furnitur: Pilih furnitur yang memiliki fungsi ganda, seperti sofa bed atau meja lipat.
Menambahkan Dekorasi yang Minimalis
Dekorasi merupakan elemen penting dalam desain rumah minimalis. Meskipun minimalis, dekorasi tetap diperlukan untuk menambah estetika dan karakter pada ruangan. Berikut beberapa tips dalam memilih dekorasi:
- Pilih dekorasi dengan bentuk sederhana: Hindari dekorasi dengan bentuk yang rumit atau terlalu banyak ornamen. Pilih dekorasi dengan bentuk sederhana dan garis-garis yang bersih.
- Pilih dekorasi dengan warna netral: Warna netral pada dekorasi dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan lapang.
- Pilih dekorasi dengan bahan alami: Dekorasi dengan bahan alami seperti kayu, batu, atau tanaman dapat memberikan kesan natural dan hangat pada ruangan.
- Hindari terlalu banyak dekorasi: Minimalis berarti sederhana. Jangan terlalu banyak dekorasi yang dapat membuat ruangan terasa penuh dan berantakan.
Memilih Aksesori yang Tepat
Aksesori merupakan detail kecil yang dapat membuat desain rumah minimalis terasa lebih estetis dan personal. Berikut beberapa tips dalam memilih aksesori:
- Pilih aksesori dengan bentuk sederhana: Hindari aksesori dengan bentuk yang rumit atau terlalu banyak ornamen. Pilih aksesori dengan bentuk sederhana dan garis-garis yang bersih.
- Pilih aksesori dengan warna netral: Warna netral pada aksesori dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan lapang.
- Pilih aksesori dengan bahan berkualitas: Aksesori dengan bahan berkualitas akan lebih tahan lama dan terlihat lebih elegan. Pilih aksesori yang terbuat dari bahan seperti keramik, kaca, atau logam.
- Pilih aksesori yang memiliki fungsi: Pilih aksesori yang memiliki fungsi, seperti vas bunga, tempat lilin, atau jam dinding.
Memberikan Pencahayaan yang Tepat
Pencahayaan merupakan elemen penting dalam desain rumah minimalis. Pencahayaan yang tepat dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman dan estetis. Berikut beberapa tips dalam memilih pencahayaan:
- Manfaatkan cahaya alami: Cahaya alami dapat membuat ruangan terasa lebih luas dan terang. Gunakan jendela yang besar dan bukaan yang cukup untuk memaksimalkan cahaya alami.
- Gunakan lampu dengan warna putih: Lampu dengan warna putih dapat memberikan kesan yang bersih dan modern.
- Gunakan pencahayaan yang terarah: Gunakan lampu yang terarah untuk menerangi area tertentu, seperti meja kerja atau sofa.
- Hindari pencahayaan yang berlebihan: Pencahayaan yang berlebihan dapat membuat ruangan terasa tidak nyaman dan silau.
Menjaga Kebersihan dan Kerapian
Salah satu kunci utama dalam menciptakan desain rumah minimalis yang estetis adalah menjaga kebersihan dan kerapian. Ruangan yang bersih dan rapi akan terlihat lebih luas dan nyaman. Berikut beberapa tips dalam menjaga kebersihan dan kerapian:
- Bersihkan ruangan secara rutin: Bersihkan ruangan secara rutin untuk menghilangkan debu dan kotoran.
- Rapikan barang-barang: Rapikan barang-barang yang tidak diperlukan dan simpan di tempat yang tersembunyi.
- Minimalisir barang-barang: Hindari membeli barang-barang yang tidak diperlukan.
- Buat jadwal pembersihan: Buat jadwal pembersihan untuk memastikan ruangan selalu bersih dan rapi.
Membangun rumah estetik minimalis bukan hanya tentang menciptakan ruang yang indah, tetapi juga tentang menciptakan suasana yang menyenangkan dan menginspirasi. Dengan mengutamakan kesederhanaan dan fungsionalitas, desain rumah minimalis menawarkan keindahan yang abadi dan memikat yang akan terus relevan seiring perubahan zaman.
Panduan Pertanyaan dan Jawaban
Bagaimana cara menentukan ukuran rumah minimalis yang ideal?
Ukuran rumah minimalis ideal bergantung pada kebutuhan dan jumlah penghuni. Namun, rumah minimalis biasanya memiliki ukuran yang lebih kompak dibandingkan dengan rumah tradisional.
Apakah desain rumah minimalis hanya cocok untuk rumah kecil?
Tidak. Desain rumah minimalis dapat diterapkan pada rumah dengan ukuran bervariasi, baik kecil maupun besar. Konsep minimalis lebih berfokus pada penggunaan ruang yang efisien dan penataan yang terstruktur.

