Memiliki bangunan, baik rumah, kantor, atau pabrik, merupakan investasi besar yang perlu dilindungi. Asuransi bangunan hadir sebagai solusi untuk memberikan ketenangan pikiran bagi pemilik bangunan, karena memberikan perlindungan finansial jika terjadi kerusakan atau kerugian pada bangunan tersebut.
Asuransi bangunan merupakan produk asuransi yang memberikan jaminan finansial kepada pemilik bangunan untuk menanggung biaya perbaikan atau penggantian bangunan jika terjadi kerusakan atau kerugian akibat berbagai risiko, seperti kebakaran, banjir, gempa bumi, atau bencana alam lainnya. Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai asuransi bangunan, mulai dari pengertian, manfaat, jenis, hingga cara memilih asuransi yang tepat.
Pengertian Asuransi Bangunan

Asuransi bangunan adalah sebuah perjanjian antara pemilik bangunan dan perusahaan asuransi, di mana perusahaan asuransi setuju untuk menanggung risiko kerugian atau kerusakan pada bangunan yang diasuransikan. Dengan memiliki asuransi bangunan, pemilik bangunan dapat memperoleh perlindungan finansial jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, dan risiko lainnya yang telah disepakati dalam polis asuransi.
Jenis-jenis Bangunan yang Dapat Diasuransikan
Asuransi bangunan dapat diterapkan pada berbagai jenis bangunan, baik untuk bangunan komersial maupun bangunan pribadi. Berikut beberapa contohnya:
- Rumah tinggal
- Gedung perkantoran
- Pabrik
- Toko
- Gudang
- Hotel
- Rumah sakit
- Sekolah
- Apartemen
Perbedaan Asuransi Bangunan dengan Asuransi Properti Lainnya
Asuransi bangunan merupakan salah satu jenis asuransi properti. Berikut tabel yang menunjukkan perbedaan asuransi bangunan dengan asuransi properti lainnya:
| Jenis Asuransi | Objek Asuransi | Perlindungan |
|---|---|---|
| Asuransi Bangunan | Bangunan (struktur fisik) | Kerugian atau kerusakan pada struktur fisik bangunan akibat risiko yang telah disepakati dalam polis asuransi. |
| Asuransi Kebakaran | Bangunan dan isi bangunan | Kerugian atau kerusakan akibat kebakaran, ledakan, dan risiko lainnya yang berkaitan dengan kebakaran. |
| Asuransi Gempa Bumi | Bangunan dan isi bangunan | Kerugian atau kerusakan akibat gempa bumi dan risiko lainnya yang berkaitan dengan gempa bumi. |
| Asuransi Banjir | Bangunan dan isi bangunan | Kerugian atau kerusakan akibat banjir dan risiko lainnya yang berkaitan dengan banjir. |
Manfaat Asuransi Bangunan

Memiliki bangunan sendiri adalah impian banyak orang. Bangunan tersebut bisa berupa rumah tinggal, kantor, toko, atau bahkan pabrik. Namun, memiliki bangunan juga berarti memiliki tanggung jawab untuk menjaganya agar tetap aman dan terhindar dari berbagai risiko. Salah satu cara untuk melindungi bangunan dari risiko kerugian adalah dengan memiliki asuransi bangunan.
Asuransi bangunan memberikan jaminan finansial bagi pemilik bangunan jika terjadi kerusakan atau kehilangan akibat berbagai kejadian yang tidak terduga. Keuntungan ini akan membantu pemilik bangunan untuk meminimalisir kerugian finansial dan mempermudah proses perbaikan atau pembangunan kembali.
Manfaat Utama Asuransi Bangunan
Berikut beberapa manfaat utama dari asuransi bangunan:
- Perlindungan finansial: Asuransi bangunan memberikan jaminan finansial bagi pemilik bangunan jika terjadi kerusakan atau kehilangan akibat berbagai kejadian yang tidak terduga. Hal ini akan membantu pemilik bangunan untuk meminimalisir kerugian finansial dan mempermudah proses perbaikan atau pembangunan kembali.
- Ketenangan pikiran: Dengan memiliki asuransi bangunan, pemilik bangunan dapat merasa lebih tenang karena mengetahui bahwa mereka memiliki perlindungan finansial jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dengan bangunan mereka.
- Kemudahan dalam proses klaim: Asuransi bangunan menyediakan proses klaim yang mudah dan cepat. Asuransi akan membantu pemilik bangunan dalam mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan klaim, seperti penilaian kerusakan, pemrosesan dokumen, dan pembayaran klaim.
- Peningkatan nilai aset: Memiliki asuransi bangunan dapat meningkatkan nilai aset bangunan. Hal ini karena calon pembeli atau penyewa akan lebih tertarik pada bangunan yang memiliki asuransi karena mereka merasa lebih aman dan terlindungi.
Risiko yang Ditanggung Asuransi Bangunan
Asuransi bangunan biasanya menanggung berbagai risiko yang dapat menyebabkan kerusakan atau kehilangan pada bangunan. Berikut beberapa risiko yang umumnya ditanggung oleh asuransi bangunan:
- Kebakaran: Kebakaran merupakan salah satu risiko yang paling umum terjadi pada bangunan. Asuransi bangunan akan menanggung biaya perbaikan atau pembangunan kembali bangunan yang terbakar.
- Bencana alam: Bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan angin topan juga dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan. Asuransi bangunan akan menanggung biaya perbaikan atau pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat bencana alam.
- Kerusuhan dan huru-hara: Kerusuhan dan huru-hara dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan. Asuransi bangunan akan menanggung biaya perbaikan atau pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat kerusuhan dan huru-hara.
- Pencurian: Pencurian dapat menyebabkan kehilangan harta benda di dalam bangunan. Asuransi bangunan akan menanggung biaya penggantian harta benda yang dicuri.
- Kerusakan akibat kecelakaan: Kecelakaan seperti tabrakan kendaraan, ledakan, dan jatuhnya benda dari ketinggian juga dapat menyebabkan kerusakan pada bangunan. Asuransi bangunan akan menanggung biaya perbaikan atau pembangunan kembali bangunan yang rusak akibat kecelakaan.
Contoh Kasus Nyata
Berikut contoh kasus nyata tentang bagaimana asuransi bangunan membantu pemilik bangunan dalam mengatasi kerugian:
Pak Ahmad memiliki sebuah toko di pusat kota. Pada suatu hari, toko Pak Ahmad mengalami kebakaran akibat korsleting listrik. Beruntung, Pak Ahmad memiliki asuransi bangunan. Dengan asuransi bangunan, Pak Ahmad dapat mengajukan klaim dan mendapatkan ganti rugi untuk biaya perbaikan toko.
Pak Ahmad dapat membangun kembali tokonya dengan cepat dan memulai usahanya kembali tanpa harus menanggung beban finansial yang besar.
Jenis-Jenis Asuransi Bangunan

Memilih asuransi bangunan yang tepat bisa menjadi keputusan yang rumit, mengingat beragamnya pilihan yang tersedia di Indonesia. Setiap jenis asuransi memiliki fitur dan manfaat yang berbeda, sehingga penting untuk memahami jenis-jenis asuransi yang ada sebelum Anda memutuskan untuk membeli.
Asuransi Bangunan All Risk
Asuransi bangunan all risk merupakan jenis asuransi yang memberikan perlindungan paling komprehensif terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi pada bangunan Anda. Jenis asuransi ini menanggung hampir semua risiko yang dapat terjadi pada bangunan, baik itu kerusakan akibat bencana alam, kebakaran, pencurian, vandalisme, dan berbagai risiko lainnya.
- Keuntungan:Perlindungan menyeluruh terhadap berbagai risiko, memberikan rasa aman dan ketenangan.
- Kerugian:Premi asuransi cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya.
Contoh:Misalkan rumah Anda mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Dengan asuransi all risk, biaya perbaikan atau penggantian rumah Anda akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Asuransi Bangunan Kebakaran
Asuransi bangunan kebakaran memberikan perlindungan khusus terhadap risiko kebakaran pada bangunan Anda. Jenis asuransi ini hanya menanggung kerugian yang disebabkan oleh kebakaran, tidak termasuk risiko lainnya seperti bencana alam atau pencurian.
- Keuntungan:Premi asuransi cenderung lebih rendah dibandingkan dengan asuransi all risk.
- Kerugian:Perlindungan terbatas hanya pada risiko kebakaran.
Contoh:Jika rumah Anda terbakar akibat korsleting listrik, perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan atau penggantian rumah Anda sesuai dengan polis asuransi.
Asuransi Bangunan Bencana Alam
Asuransi bangunan bencana alam memberikan perlindungan khusus terhadap risiko bencana alam yang dapat terjadi pada bangunan Anda. Jenis asuransi ini menanggung kerugian yang disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan tsunami.
- Keuntungan:Memberikan perlindungan khusus terhadap risiko bencana alam yang sering terjadi di Indonesia.
- Kerugian:Perlindungan terbatas hanya pada risiko bencana alam.
Contoh:Jika rumah Anda mengalami kerusakan akibat banjir, perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan atau penggantian rumah Anda sesuai dengan polis asuransi.
Asuransi Bangunan Kombinasi
Asuransi bangunan kombinasi merupakan gabungan dari beberapa jenis asuransi bangunan. Jenis asuransi ini memberikan perlindungan terhadap beberapa risiko sekaligus, misalnya kombinasi antara asuransi kebakaran dan asuransi bencana alam.
Asuransi bangunan penting untuk melindungi investasi Anda, baik itu rumah mewah atau bangunan rumah sederhana. Walaupun sederhana, rumah tetap memiliki nilai sentimental dan finansial. Asuransi akan membantu Anda menanggung biaya perbaikan atau bahkan membangun kembali jika terjadi bencana seperti kebakaran atau gempa bumi.
Pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, agar Anda bisa tenang dan fokus membangun rumah impian.
- Keuntungan:Memberikan perlindungan yang lebih luas dengan premi yang lebih rendah dibandingkan dengan asuransi all risk.
- Kerugian:Perlindungan terbatas pada risiko yang dipilih.
Contoh:Anda dapat memilih asuransi kombinasi yang meliputi risiko kebakaran, bencana alam, dan pencurian. Dengan demikian, Anda mendapatkan perlindungan yang lebih komprehensif dengan premi yang lebih terjangkau.
Asuransi bangunan memang penting untuk melindungi investasi kita, tapi bagaimana dengan bangunan yang ramah lingkungan? Nah, bangunan hijau memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah lebih hemat energi dan air. Hal ini tentu saja dapat mengurangi biaya operasional bangunan dan pada akhirnya dapat menurunkan premi asuransi.
Jadi, saat memilih asuransi bangunan, jangan lupa pertimbangkan juga aspek ramah lingkungannya!
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Premi Asuransi Bangunan

Memilih asuransi bangunan yang tepat menjadi langkah penting untuk melindungi aset berharga Anda dari berbagai risiko. Premi asuransi bangunan merupakan biaya yang dibayarkan untuk mendapatkan perlindungan tersebut. Besarnya premi dipengaruhi oleh beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan dengan cermat.
Lokasi Bangunan
Lokasi bangunan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi besarnya premi asuransi. Bangunan yang berada di daerah rawan bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, atau tanah longsor, akan memiliki premi yang lebih tinggi dibandingkan bangunan yang berada di daerah yang lebih aman.
Hal ini dikarenakan risiko kerusakan bangunan di daerah rawan bencana lebih tinggi.
Jenis Bangunan
Jenis bangunan juga berpengaruh terhadap premi asuransi. Bangunan dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan lama, seperti bangunan bertulang baja, akan memiliki premi yang lebih rendah dibandingkan bangunan dengan konstruksi yang lebih sederhana.
Nilai Bangunan
Nilai bangunan merupakan faktor utama yang menentukan besarnya premi asuransi. Semakin tinggi nilai bangunan, semakin tinggi pula premi asuransi yang harus dibayarkan. Hal ini dikarenakan nilai ganti rugi yang akan diberikan oleh perusahaan asuransi akan lebih besar jika terjadi kerusakan pada bangunan.
Perlindungan Tambahan
Beberapa perusahaan asuransi menawarkan perlindungan tambahan, seperti perlindungan terhadap kerusakan akibat huru-hara atau terorisme. Perlindungan tambahan ini akan meningkatkan premi asuransi, namun memberikan rasa aman yang lebih lengkap.
Riwayat Klaim
Riwayat klaim asuransi bangunan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan besarnya premi. Jika Anda memiliki riwayat klaim yang sering, premi asuransi Anda akan lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang memiliki riwayat klaim yang lebih sedikit.
Umur Bangunan
Umur bangunan juga berpengaruh terhadap besarnya premi asuransi. Bangunan yang lebih tua memiliki risiko kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan bangunan yang lebih baru.
Tujuan Penggunaan Bangunan
Tujuan penggunaan bangunan juga menjadi faktor yang dipertimbangkan dalam menentukan premi asuransi. Bangunan yang digunakan untuk kegiatan yang berisiko tinggi, seperti pabrik atau gudang, akan memiliki premi yang lebih tinggi dibandingkan bangunan yang digunakan untuk kegiatan yang lebih aman, seperti rumah tinggal.
Cara Memilih Asuransi Bangunan

Memiliki rumah atau bangunan sendiri merupakan impian banyak orang. Namun, memiliki bangunan juga berarti harus bertanggung jawab atas keamanan dan keamanannya. Salah satu cara untuk melindungi bangunan Anda dari risiko kerusakan atau kerugian adalah dengan memiliki asuransi bangunan. Asuransi bangunan memberikan jaminan finansial jika terjadi kerusakan atau kerugian pada bangunan Anda akibat berbagai risiko seperti kebakaran, gempa bumi, banjir, dan lain sebagainya.
Memilih asuransi bangunan yang tepat dapat menjadi tantangan tersendiri, karena banyaknya pilihan asuransi yang tersedia di pasaran. Namun, dengan memahami langkah-langkah dan tips berikut, Anda dapat memilih asuransi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.
Asuransi bangunan memang penting, terutama untuk melindungi properti kita dari berbagai risiko. Salah satu risiko yang mungkin terjadi adalah kerusakan kaca jendela. Nah, kalau kamu butuh mengganti kaca jendela yang rusak, kamu bisa cek harga pemotong kaca di toko bangunan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dengan informasi harga yang jelas, kamu bisa memperkirakan biaya perbaikan dan mempertimbangkan perlu tidaknya mengajukan klaim asuransi bangunan.
Langkah-Langkah Memilih Asuransi Bangunan
Memilih asuransi bangunan yang tepat membutuhkan pertimbangan yang matang. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:
- Tentukan Kebutuhan Asuransi Anda.Sebelum mencari asuransi bangunan, tentukan terlebih dahulu jenis dan luas bangunan yang ingin Anda asuransikan, serta jenis risiko yang ingin Anda lindungi. Misalnya, jika Anda memiliki bangunan di daerah rawan banjir, maka Anda perlu mencari asuransi yang mencakup risiko banjir.
- Bandingkan Berbagai Pilihan Asuransi.Setelah Anda mengetahui kebutuhan asuransi Anda, mulailah membandingkan berbagai pilihan asuransi dari berbagai perusahaan. Perhatikan premi, manfaat, dan masa pertanggungan yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan.
- Baca Syarat dan Ketentuan Asuransi.Sebelum memutuskan untuk membeli asuransi, pastikan Anda membaca dan memahami syarat dan ketentuan asuransi yang ditawarkan. Perhatikan dengan saksama pengecualian, masa tunggu, dan proses klaim.
- Pilih Perusahaan Asuransi Terpercaya.Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik dan terpercaya. Anda dapat mencari informasi tentang perusahaan asuransi melalui situs web resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Konsultasikan dengan Ahli Asuransi.Jika Anda masih ragu dalam memilih asuransi bangunan, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli asuransi untuk mendapatkan saran dan rekomendasi yang tepat.
Tips Memilih Asuransi Bangunan
Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih asuransi bangunan yang tepat:
- Pertimbangkan Premi dan Manfaat.Pilihlah asuransi dengan premi yang terjangkau dan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Pilih Asuransi dengan Masa Pertanggungan yang Panjang.Asuransi dengan masa pertanggungan yang panjang akan memberikan rasa aman dan ketenangan bagi Anda.
- Pilih Asuransi dengan Proses Klaim yang Mudah.Pilihlah asuransi dengan proses klaim yang mudah dan cepat. Hal ini akan memudahkan Anda jika terjadi kerusakan atau kerugian pada bangunan Anda.
- Perhatikan Asuransi Tambahan.Beberapa perusahaan asuransi menawarkan asuransi tambahan, seperti asuransi gempa bumi, asuransi banjir, atau asuransi kebakaran. Anda dapat memilih asuransi tambahan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Cari Asuransi dengan Layanan Pelanggan yang Baik.Pilihlah perusahaan asuransi yang memiliki layanan pelanggan yang baik dan responsif. Hal ini akan memudahkan Anda dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi tentang asuransi Anda.
Cara Membandingkan Berbagai Pilihan Asuransi Bangunan
Membandingkan berbagai pilihan asuransi bangunan dapat membantu Anda memilih asuransi yang tepat. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan:
- Bandingkan Premi.Perhatikan premi yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi. Pilihlah asuransi dengan premi yang terjangkau dan sesuai dengan budget Anda.
- Bandingkan Manfaat.Perhatikan manfaat yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi. Pilihlah asuransi dengan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
- Bandingkan Masa Pertanggungan.Perhatikan masa pertanggungan yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi. Pilihlah asuransi dengan masa pertanggungan yang panjang.
- Bandingkan Proses Klaim.Perhatikan proses klaim yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi. Pilihlah asuransi dengan proses klaim yang mudah dan cepat.
- Bandingkan Layanan Pelanggan.Perhatikan layanan pelanggan yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan asuransi. Pilihlah asuransi dengan layanan pelanggan yang baik dan responsif.
Klaim Asuransi Bangunan

Klaim asuransi bangunan adalah proses yang penting untuk mendapatkan ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan yang terjadi pada bangunan yang diasuransikan. Proses ini melibatkan beberapa langkah yang harus diikuti dengan teliti agar klaim dapat diproses dengan cepat dan lancar.
Proses Klaim Asuransi Bangunan
Proses klaim asuransi bangunan biasanya diawali dengan pelaporan kejadian kerusakan atau kehilangan kepada perusahaan asuransi. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses klaim asuransi bangunan:
- Pelaporan Kejadian: Segera laporkan kejadian kerusakan atau kehilangan kepada perusahaan asuransi. Anda biasanya dapat melakukan pelaporan melalui telepon, email, atau aplikasi online. Berikan informasi yang detail tentang kejadian, seperti tanggal, waktu, dan penyebab kerusakan.
- Peninjauan Klaim: Perusahaan asuransi akan meninjau klaim Anda untuk memastikan bahwa kejadian tersebut termasuk dalam cakupan polis asuransi Anda. Mereka juga akan memeriksa apakah ada syarat dan ketentuan yang berlaku.
- Penilaian Kerusakan: Setelah klaim Anda disetujui, perusahaan asuransi akan mengirimkan penilai untuk menilai kerusakan atau kehilangan pada bangunan Anda. Penilai akan memeriksa kerusakan dan menentukan biaya perbaikan atau penggantian.
- Pembayaran Klaim: Setelah penilaian selesai, perusahaan asuransi akan memproses pembayaran klaim Anda. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank atau cek, tergantung pada kebijakan perusahaan asuransi.
Dokumen yang Diperlukan untuk Klaim Asuransi Bangunan
Untuk mempermudah proses klaim, siapkan dokumen-dokumen berikut:
| Dokumen | Keterangan |
|---|---|
| Polis Asuransi | Dokumen yang berisi detail polis asuransi Anda, seperti tanggal mulai dan berakhirnya polis, jenis dan cakupan asuransi, dan jumlah premi yang dibayarkan. |
| Bukti Kepemilikan Bangunan | Dokumen yang menunjukkan bahwa Anda adalah pemilik sah dari bangunan yang diasuransikan, seperti sertifikat tanah atau surat kepemilikan. |
| Laporan Kerusakan | Laporan yang berisi deskripsi detail tentang kerusakan atau kehilangan yang terjadi pada bangunan Anda, termasuk tanggal, waktu, dan penyebab kerusakan. |
| Foto atau Video Kerusakan | Foto atau video yang menunjukkan kerusakan atau kehilangan pada bangunan Anda, dapat membantu perusahaan asuransi dalam menilai kerusakan. |
| Bukti Biaya Perbaikan atau Penggantian | Bukti biaya yang diperlukan untuk memperbaiki atau mengganti bagian bangunan yang rusak atau hilang, seperti estimasi biaya dari kontraktor atau tukang. |
Contoh Kasus Klaim Asuransi Bangunan
Misalnya, Pak Budi memiliki rumah yang diasuransikan dengan polis asuransi bangunan. Rumah Pak Budi mengalami kerusakan akibat kebakaran. Pak Budi segera melaporkan kejadian tersebut kepada perusahaan asuransi dan menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Setelah peninjauan klaim, perusahaan asuransi mengirimkan penilai untuk menilai kerusakan.
Penilai kemudian menentukan bahwa biaya perbaikan rumah Pak Budi mencapai Rp100.000.000. Perusahaan asuransi kemudian memproses pembayaran klaim dan mentransfer dana sebesar Rp100.000.000 ke rekening bank Pak Budi.
Akhir Kata

Memiliki asuransi bangunan adalah langkah bijak untuk melindungi aset berharga Anda. Dengan memahami jenis-jenis asuransi, faktor-faktor yang memengaruhi premi, dan cara memilih asuransi yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa bangunan Anda terlindungi dari berbagai risiko dan Anda dapat fokus pada hal-hal penting lainnya.
Pertanyaan Umum yang Sering Muncul
Bagaimana cara menghitung premi asuransi bangunan?
Premi asuransi bangunan dihitung berdasarkan berbagai faktor, seperti nilai bangunan, lokasi, jenis bangunan, dan risiko yang ingin diasuransikan.
Apakah asuransi bangunan menanggung kerusakan akibat bencana alam?
Tergantung pada jenis asuransi bangunan yang Anda pilih. Beberapa jenis asuransi bangunan memang menanggung kerusakan akibat bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor.
Bagaimana cara mengajukan klaim asuransi bangunan?
Untuk mengajukan klaim, Anda perlu menghubungi perusahaan asuransi dan memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti bukti kepemilikan bangunan, laporan kerusakan, dan foto-foto kerusakan.
