Standar harga bangunan per m2 2018 – Membangun rumah impian adalah langkah besar yang membutuhkan perencanaan matang, termasuk menentukan anggaran. Salah satu faktor penting dalam menentukan anggaran adalah standar harga bangunan per m2. Tahun 2018, standar harga bangunan per m2 di Indonesia mengalami fluktuasi, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lokasi, kualitas material, dan jenis bangunan.
Artikel ini akan membahas secara detail mengenai standar harga bangunan per m2 tahun 2018, mulai dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, rata-rata harga di berbagai wilayah, hingga tips mencari kontraktor dan menghitung biaya bangunan. Mari kita bahas lebih lanjut!
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Bangunan Per Meter Persegi

Membangun rumah atau bangunan merupakan investasi besar yang memerlukan perencanaan matang, termasuk mempertimbangkan biaya konstruksi. Harga bangunan per meter persegi (m2) sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk menentukan anggaran yang realistis dan membuat keputusan yang tepat dalam membangun rumah atau bangunan.
Lokasi Bangunan, Standar harga bangunan per m2 2018
Lokasi bangunan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan harga per m2. Lokasi yang strategis, dekat dengan pusat kota, fasilitas umum, dan akses transportasi yang mudah, biasanya memiliki harga tanah yang lebih mahal. Akibatnya, harga bangunan per m2 di lokasi tersebut juga cenderung lebih tinggi.
Sebagai contoh, membangun rumah di pusat kota Jakarta akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun rumah di daerah pinggiran. Hal ini karena harga tanah di pusat kota Jakarta jauh lebih tinggi, sehingga biaya pembangunan per m2 pun akan ikut terdongkrak.
Kualitas Material Bangunan
Kualitas material bangunan yang digunakan juga berpengaruh signifikan terhadap harga per m2. Material bangunan berkualitas tinggi, seperti kayu jati, marmer, atau baja anti karat, tentu saja akan lebih mahal dibandingkan dengan material standar. Penggunaan material berkualitas tinggi dapat meningkatkan nilai estetika dan keawetan bangunan, tetapi juga akan meningkatkan biaya pembangunan.
- Material bangunan berkualitas tinggi seperti kayu jati, marmer, atau baja anti karat akan meningkatkan biaya konstruksi, tetapi juga meningkatkan nilai estetika dan keawetan bangunan.
- Material bangunan standar seperti kayu pinus, keramik, atau baja ringan memiliki harga yang lebih terjangkau, namun mungkin memiliki daya tahan yang lebih rendah.
Desain Bangunan
Desain bangunan juga dapat mempengaruhi harga per m2. Desain yang rumit, seperti penggunaan banyak ornamen, bentuk-bentuk geometri yang kompleks, atau penggunaan material khusus, akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan waktu pembangunan, sehingga akan meningkatkan biaya konstruksi.
Contohnya, bangunan dengan banyak jendela kaca atau bentuk atap yang tidak biasa akan membutuhkan biaya tambahan untuk pemasangan dan material yang lebih spesifik, sehingga akan meningkatkan harga per m2.
Luas Bangunan
Luas bangunan juga berpengaruh terhadap harga per m2. Bangunan dengan luas yang lebih kecil cenderung memiliki harga per m2 yang lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan yang lebih luas. Hal ini karena biaya pembangunan per m2 untuk bangunan yang lebih kecil cenderung lebih tinggi, karena proporsi biaya non-material seperti biaya tenaga kerja dan biaya desain akan lebih besar.
Tenaga Kerja
Harga tenaga kerja konstruksi juga menjadi faktor penting yang menentukan harga per m2. Upah tenaga kerja di berbagai wilayah berbeda-beda, dan dapat dipengaruhi oleh tingkat kesulitan pekerjaan dan permintaan tenaga kerja. Di daerah dengan upah tenaga kerja yang tinggi, harga bangunan per m2 akan cenderung lebih tinggi.
Biaya Perizinan
Biaya perizinan untuk pembangunan juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan. Biaya perizinan di berbagai wilayah berbeda-beda, dan dapat dipengaruhi oleh jenis bangunan, luas bangunan, dan lokasi bangunan. Biaya perizinan ini akan menjadi bagian dari biaya pembangunan dan akan mempengaruhi harga per m2.
Faktor Lain
Selain faktor-faktor utama di atas, terdapat beberapa faktor lain yang juga dapat mempengaruhi harga bangunan per m2, seperti:
- Tingkat kesulitan konstruksi: Bangunan dengan desain yang rumit atau lokasi yang sulit dijangkau akan membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang lebih banyak, sehingga akan meningkatkan biaya konstruksi.
- Kondisi tanah: Tanah yang berbatu atau berlumpur akan membutuhkan biaya tambahan untuk pengolahan tanah, sehingga akan meningkatkan harga per m2.
- Inflasi: Kenaikan harga bahan bangunan dan tenaga kerja akibat inflasi juga akan meningkatkan biaya konstruksi.
- Faktor ekonomi: Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat mempengaruhi harga material bangunan dan tenaga kerja, sehingga akan mempengaruhi harga per m2.
| Faktor | Pengaruh terhadap Harga Bangunan per m2 |
|---|---|
| Lokasi Bangunan | Harga tanah di lokasi yang strategis cenderung lebih tinggi, sehingga harga bangunan per m2 juga akan lebih tinggi. |
| Kualitas Material Bangunan | Material bangunan berkualitas tinggi akan meningkatkan biaya konstruksi, tetapi juga meningkatkan nilai estetika dan keawetan bangunan. |
| Desain Bangunan | Desain yang rumit akan membutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan waktu pembangunan, sehingga akan meningkatkan biaya konstruksi. |
| Luas Bangunan | Bangunan dengan luas yang lebih kecil cenderung memiliki harga per m2 yang lebih tinggi. |
| Tenaga Kerja | Upah tenaga kerja di berbagai wilayah berbeda-beda, dan dapat mempengaruhi harga per m2. |
| Biaya Perizinan | Biaya perizinan di berbagai wilayah berbeda-beda, dan dapat mempengaruhi harga per m2. |
Rata-Rata Harga Bangunan Per Meter Persegi di Berbagai Wilayah

Membangun rumah merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan perencanaan matang, termasuk dalam hal biaya. Salah satu faktor penting yang memengaruhi biaya pembangunan adalah harga bangunan per meter persegi. Harga ini dapat bervariasi di berbagai wilayah di Indonesia, dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi, ketersediaan bahan bangunan, dan upah tenaga kerja.
Rata-Rata Harga Bangunan Per Meter Persegi di Berbagai Wilayah di Indonesia
Berikut adalah rata-rata harga bangunan per meter persegi di beberapa wilayah di Indonesia pada tahun 2018, berdasarkan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber:
| Wilayah | Rata-Rata Harga Bangunan (Rp/m²) |
|---|---|
| Jakarta | 6.000.000
Standar harga bangunan per m2 di tahun 2018 memang cukup beragam, tergantung material, desain, dan lokasi. Untuk mendapatkan harga yang kompetitif, kamu bisa coba cek toko bangunan jakarta pusat yang menyediakan berbagai pilihan material bangunan dengan kualitas bagus. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai standar harga bangunan per m2 di Jakarta Pusat dan menyesuaikannya dengan budget yang kamu miliki.
|
| Bandung | 4.500.000
|
| Surabaya | 4.000.000
|
| Medan | 3.500.000
|
| Denpasar | 5.000.000
|
| Yogyakarta | 3.000.000
|
| Makassar | 3.000.000
|
| Palembang | 3.000.000
|
Perbedaan Harga Bangunan di Kota Besar dan Kota Kecil
Secara umum, harga bangunan per meter persegi di kota besar cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan kota kecil. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- Tingkat kesulitan pembangunan:Proyek pembangunan di kota besar seringkali lebih kompleks dan membutuhkan teknologi yang lebih canggih, sehingga biaya konstruksinya lebih mahal.
- Ketersediaan lahan:Lahan di kota besar biasanya lebih terbatas dan harganya lebih mahal, sehingga biaya pembangunan juga ikut meningkat.
- Upah tenaga kerja:Upah tenaga kerja di kota besar cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan kota kecil, sehingga biaya pembangunan juga ikut terpengaruh.
- Biaya material:Harga material bangunan di kota besar juga cenderung lebih tinggi, karena biaya transportasi dan distribusi yang lebih mahal.
Contoh Ilustrasi Perbedaan Harga Bangunan
Sebagai contoh, membangun rumah dengan luas 100 meter persegi di Jakarta dengan desain minimalis modern dapat menghabiskan biaya sekitar Rp 600.000.000 – Rp 800.000.000. Sementara itu, membangun rumah dengan luas yang sama di Yogyakarta dengan desain yang lebih sederhana dapat menghabiskan biaya sekitar Rp 300.000.000 – Rp 400.000.000.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perbedaan Harga Bangunan
Selain lokasi, beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi di berbagai wilayah, antara lain:
- Jenis bangunan:Rumah tinggal, apartemen, gedung perkantoran, dan bangunan industri memiliki biaya pembangunan yang berbeda-beda.
- Tingkat kesulitan pembangunan:Proyek pembangunan dengan desain yang kompleks dan membutuhkan teknologi canggih akan lebih mahal.
- Kualitas bahan bangunan:Penggunaan bahan bangunan berkualitas tinggi akan meningkatkan biaya pembangunan.
- Keamanan dan kesehatan kerja:Penerapan standar keamanan dan kesehatan kerja yang ketat dapat meningkatkan biaya pembangunan.
- Peraturan dan perizinan:Perbedaan peraturan dan perizinan di berbagai wilayah dapat memengaruhi biaya pembangunan.
Jenis Bangunan dan Pengaruhnya terhadap Harga Per Meter Persegi

Jenis bangunan merupakan faktor penting yang memengaruhi harga per meter persegi. Perbedaan fungsi dan kompleksitas desain dan konstruksi akan berdampak pada biaya pembangunan. Sebagai contoh, rumah tinggal sederhana dengan desain standar akan memiliki harga per meter persegi yang lebih rendah dibandingkan dengan gedung perkantoran bertingkat dengan desain arsitektur yang kompleks dan penggunaan material khusus.
Pengaruh Jenis Bangunan terhadap Harga
Berikut adalah beberapa contoh jenis bangunan dan pengaruhnya terhadap harga per meter persegi:
- Rumah Tinggal: Rumah tinggal sederhana dengan desain standar umumnya memiliki harga per meter persegi yang lebih rendah dibandingkan dengan rumah mewah dengan desain yang kompleks dan penggunaan material premium.
- Gedung Perkantoran: Gedung perkantoran dengan desain modern dan kompleksitas tinggi, seperti penggunaan kaca, baja, dan sistem HVAC yang canggih, akan memiliki harga per meter persegi yang lebih tinggi dibandingkan dengan gedung perkantoran sederhana.
- Pabrik: Pabrik dengan kebutuhan struktur yang kuat, sistem utilitas yang kompleks, dan penggunaan material tahan lama seperti beton bertulang, akan memiliki harga per meter persegi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan biasa.
Tabel Harga Per Meter Persegi
Tabel berikut menunjukkan rata-rata harga per meter persegi untuk berbagai jenis bangunan pada tahun 2018:
| Jenis Bangunan | Rata-rata Harga Per Meter Persegi (Rp) |
|---|---|
| Rumah Tinggal Sederhana | 3.000.000
|
| Rumah Tinggal Mewah | 7.000.000
|
| Gedung Perkantoran Sederhana | 5.000.000
|
| Gedung Perkantoran Modern | 10.000.000
|
| Pabrik Sederhana | 4.000.000
Standar harga bangunan per m2 di tahun 2018 memang beragam, tergantung dari material dan jenis bangunan yang ingin dibangun. Untuk mendapatkan harga yang kompetitif, kamu bisa mencari distributor bahan bangunan terpercaya, seperti distributor bahan bangunan Pontianak. Dengan bahan bangunan berkualitas dan harga yang bersaing, kamu bisa membangun rumah impian dengan budget yang terkontrol, bahkan di tahun 2018 sekalipun.
|
| Pabrik Modern | 8.000.000
|
Catatan: Harga per meter persegi dapat bervariasi tergantung pada lokasi, kualitas material, dan tingkat kesulitan konstruksi.
Kompleksitas Desain dan Konstruksi
Kompleksitas desain dan konstruksi bangunan juga memengaruhi harga per meter persegi. Desain yang rumit, penggunaan material khusus, dan teknik konstruksi yang canggih akan meningkatkan biaya pembangunan. Misalnya, gedung bertingkat dengan desain arsitektur yang unik dan sistem struktur yang kompleks akan membutuhkan biaya konstruksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan sederhana.
Pengaruh Material Khusus
Penggunaan material khusus dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi. Material premium seperti marmer, kayu jati, dan kaca tempered akan meningkatkan biaya konstruksi. Sebagai contoh, rumah mewah dengan penggunaan marmer pada lantai dan dinding akan memiliki harga per meter persegi yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah sederhana yang menggunakan keramik.
Standar harga bangunan per m2 pada tahun 2018 memang bisa menjadi patokan untuk menghitung nilai properti. Tapi, jangan lupa untuk juga mengecek pajak bumi dan bangunan (PBB) yang harus dibayarkan. Di Depok, kamu bisa cek PBB secara online dengan mudah melalui cek pajak bumi dan bangunan online depok.
Informasi PBB ini bisa membantu kamu dalam menentukan harga jual atau sewa properti yang lebih realistis, mengingat nilai PBB juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi nilai jual suatu bangunan.
Perkembangan Harga Bangunan Per Meter Persegi dari Tahun ke Tahun

Harga bangunan per meter persegi merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan pembangunan rumah atau bangunan lainnya. Harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya material, upah tenaga kerja, dan kondisi ekonomi.
Harga bangunan per meter persegi telah mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun sebelum 2018. Berikut adalah beberapa data yang menunjukkan tren harga bangunan per meter persegi selama beberapa tahun sebelum 2018.
Tren Harga Bangunan Per Meter Persegi
Tren harga bangunan per meter persegi dari tahun ke tahun sebelum 2018 menunjukkan kecenderungan naik, meskipun dengan fluktuasi yang terjadi di beberapa tahun. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- Kenaikan harga material:Harga material bangunan seperti semen, besi, dan kayu mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya permintaan, fluktuasi harga bahan baku, dan biaya transportasi.
- Peningkatan upah tenaga kerja:Upah tenaga kerja di sektor konstruksi juga mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dan persaingan yang ketat di pasar tenaga kerja.
- Kondisi ekonomi:Kondisi ekonomi juga berpengaruh terhadap harga bangunan per meter persegi. Ketika ekonomi sedang tumbuh, permintaan akan bangunan baru cenderung meningkat, yang mengakibatkan kenaikan harga bangunan per meter persegi.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Harga Bangunan Per Meter Persegi
Selain faktor-faktor yang telah disebutkan di atas, ada beberapa faktor lain yang dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi, yaitu:
- Lokasi:Harga bangunan per meter persegi dapat bervariasi tergantung pada lokasi. Lokasi yang strategis, seperti di pusat kota atau di daerah dengan akses yang mudah, biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.
- Tipe bangunan:Tipe bangunan juga dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi. Bangunan dengan desain yang rumit atau yang menggunakan material yang mahal biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.
- Tingkat kesulitan pembangunan:Tingkat kesulitan pembangunan juga dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi. Bangunan dengan tingkat kesulitan yang tinggi, seperti bangunan bertingkat atau bangunan dengan desain yang unik, biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.
Pengaruh Faktor Ekonomi dan Politik
Faktor ekonomi dan politik juga dapat memengaruhi harga bangunan per meter persegi. Misalnya, kebijakan pemerintah terkait sektor konstruksi, seperti kebijakan pajak atau subsidi, dapat memengaruhi harga material dan upah tenaga kerja. Kondisi ekonomi global juga dapat memengaruhi harga material dan upah tenaga kerja, seperti fluktuasi nilai tukar mata uang atau harga minyak dunia.
Contohnya, pada tahun 2015, harga minyak dunia mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menyebabkan penurunan harga material bangunan seperti aspal dan semen, yang pada akhirnya memengaruhi harga bangunan per meter persegi. Namun, pada tahun 2017, harga minyak dunia kembali meningkat, yang mengakibatkan kenaikan harga material bangunan dan harga bangunan per meter persegi.
Tips Mencari Kontraktor dan Menghitung Biaya Bangunan

Membangun rumah adalah proyek besar yang membutuhkan perencanaan matang dan kehati-hatian. Salah satu aspek penting yang perlu Anda perhatikan adalah memilih kontraktor yang tepat dan menghitung biaya bangunan secara akurat. Artikel ini akan membahas tips mencari kontraktor terpercaya dan panduan lengkap menghitung biaya bangunan per meter persegi, khususnya di tahun 2018.
Tips Mencari Kontraktor Terpercaya
Mencari kontraktor yang tepat adalah langkah krusial dalam membangun rumah. Kontraktor yang terpercaya akan membantu Anda mewujudkan rumah impian dengan kualitas terbaik dan sesuai dengan budget yang telah Anda rencanakan. Berikut beberapa tips untuk menemukan kontraktor yang tepat:
- Cari Referensi: Mintalah rekomendasi dari teman, keluarga, atau tetangga yang telah membangun rumah. Mereka dapat memberikan informasi tentang pengalaman mereka dengan kontraktor tertentu, baik positif maupun negatif.
- Cek Portofolio: Perhatikan portofolio kontraktor yang Anda minati. Lihatlah proyek-proyek yang telah mereka kerjakan sebelumnya, baik dari segi desain, kualitas bahan, dan hasil akhir. Hal ini akan memberi Anda gambaran tentang kemampuan dan profesionalitas kontraktor tersebut.
- Perhatikan Lisensi dan Asuransi: Pastikan kontraktor memiliki lisensi resmi dan asuransi yang memadai. Lisensi menandakan bahwa kontraktor telah memenuhi standar profesional, sedangkan asuransi memberikan perlindungan finansial jika terjadi kecelakaan atau kerusakan selama proses pembangunan.
- Komunikasi yang Baik: Pilih kontraktor yang komunikatif dan responsif. Pastikan Anda dapat dengan mudah berkomunikasi dengan kontraktor, menyampaikan pertanyaan, dan mendapatkan informasi yang Anda butuhkan.
- Tanyakan Harga dan Detail: Jangan ragu untuk menanyakan detail harga dan spesifikasi pekerjaan yang akan dilakukan. Pastikan Anda mendapatkan penawaran tertulis yang jelas dan terperinci, sehingga tidak ada kesalahpahaman di kemudian hari.
Cara Menghitung Biaya Bangunan
Menghitung biaya bangunan adalah langkah penting untuk memastikan Anda memiliki perencanaan keuangan yang matang. Biaya bangunan bisa bervariasi tergantung pada berbagai faktor, seperti lokasi, luas bangunan, jenis material, dan tingkat kesulitan pekerjaan. Berikut adalah cara menghitung biaya bangunan secara detail:
- Tentukan Luas Bangunan: Hitung luas bangunan Anda dengan mengukur panjang dan lebar setiap ruangan, lalu kalikan keduanya. Misalnya, jika luas bangunan Anda adalah 100 meter persegi, maka Anda akan menghitung biaya bangunan per meter persegi untuk 100 meter persegi.
- Tetapkan Jenis Material: Pilih jenis material yang akan Anda gunakan untuk bangunan Anda. Material yang lebih mahal, seperti kayu jati atau batu alam, akan meningkatkan biaya bangunan. Tentukan budget Anda dan cari material yang sesuai dengan budget tersebut.
- Pertimbangkan Tingkat Kesulitan: Tingkat kesulitan pekerjaan juga akan mempengaruhi biaya bangunan. Bangunan dengan desain yang rumit atau lokasi yang sulit dijangkau akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi.
- Perhitungkan Biaya Tambahan: Selain biaya material dan jasa, Anda juga perlu mempertimbangkan biaya tambahan, seperti biaya perizinan, biaya listrik dan air, dan biaya finishing.
Contoh Ilustrasi Menghitung Biaya Bangunan
Misalnya, Anda ingin membangun rumah dengan luas 100 meter persegi. Anda memilih material standar, seperti bata merah, semen, dan kayu. Tingkat kesulitan pembangunan tergolong sedang. Berikut perkiraan biaya bangunan per meter persegi:
- Biaya Material: Rp 2.000.000 per meter persegi
- Biaya Jasa: Rp 1.500.000 per meter persegi
- Biaya Tambahan: Rp 500.000 per meter persegi
Total biaya bangunan per meter persegi adalah Rp 4.000.000. Dengan luas bangunan 100 meter persegi, total biaya pembangunan adalah Rp 400.000.000. Perlu diingat bahwa ini hanya perkiraan dan biaya sebenarnya bisa bervariasi tergantung pada faktor-faktor yang telah disebutkan sebelumnya.
Tabel Langkah Menghitung Biaya Bangunan Per Meter Persegi
| Langkah | Keterangan |
|---|---|
| 1 | Tentukan Luas Bangunan |
| 2 | Pilih Jenis Material |
| 3 | Pertimbangkan Tingkat Kesulitan |
| 4 | Perhitungkan Biaya Tambahan |
| 5 | Hitung Total Biaya Bangunan Per Meter Persegi |
Pentingnya Konsultasi dengan Arsitek dan Kontraktor
Sebelum memulai pembangunan rumah, penting untuk melakukan konsultasi dengan arsitek dan kontraktor. Arsitek akan membantu Anda mendesain rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Kontraktor akan memberikan informasi tentang spesifikasi material, biaya pembangunan, dan timeline proyek. Konsultasi dengan arsitek dan kontraktor akan membantu Anda dalam merencanakan pembangunan rumah yang efektif dan efisien.
Ulasan Penutup: Standar Harga Bangunan Per M2 2018

Memahami standar harga bangunan per m2 tahun 2018 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya akan membantu Anda dalam merencanakan anggaran pembangunan rumah dengan lebih akurat. Dengan perencanaan yang matang dan konsultasi dengan arsitek dan kontraktor terpercaya, Anda dapat mewujudkan rumah impian dengan biaya yang sesuai.
FAQ dan Informasi Bermanfaat
Apakah standar harga bangunan per m2 tahun 2018 masih relevan saat ini?
Standar harga bangunan per m2 tahun 2018 mungkin tidak sepenuhnya relevan saat ini karena harga material dan jasa konstruksi terus mengalami perubahan. Namun, informasi tersebut dapat menjadi acuan awal dalam menentukan anggaran.
Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru tentang standar harga bangunan per m2?
Anda dapat menghubungi kontraktor atau konsultan bangunan di daerah Anda untuk mendapatkan informasi terbaru tentang standar harga bangunan per m2.

